Mantan Kepala SMAN 1 Monta dan Bendahara Resmi Ditahan Kejari Bima

Iklan Semua Halaman

.

Mantan Kepala SMAN 1 Monta dan Bendahara Resmi Ditahan Kejari Bima

Jumat, 22 Maret 2019
Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Monta Dimasukan dalam Sel Kejari Bima. Dokumen Kejari Bima.



Bima, Berita11.com— Setelah sempat bergelinding pada proses di Polres Bima dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima, dua tersangka kasus dugaan penyalahgunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Monta Kabupaten Bima, Nurul Mubin dan Wahidin resmi dijebloskan dalam tahanan Kejari Bima, kamis (21/3/2019).

Tersangka Nurul Mubin adalah mantan Kepala SMAN 1 Monta dan Wahidin adalah mantan bendahara di sekolah tersebut.

Kasi Intel Kejari Bima, M. Ikhwanul Fiaturrahman, SH  menjelaskan, penahanan kedua tersangka itu terkait dugaan penyalahgunaan BOS SMAN 1 Monta tahun 2016 lalu.

“Hari ini kita menerima berkas dari Polres Bima dan serah terima tanggungjawab tersangka dan barang bukti, perkara korupsi dana BOS tahun 2016 SMAN 1 Monta,” kata M. Ikhwanul Fiaturrahman di Kejari Bima, Kamis (21/3/2019). 

Sesuai rencana, Nurul Mubin dan Wahidin dimasukan sel Kejari Bima selama 20 hari hingga akan  dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram.

“Pertimbangan jaksa agar tidak melarikan diri sehingga tidak menghambat persidangan,” jelasnya. 

Kata M Ikhwanul Fiaturrahman menambahkan, kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) subsider pasal 3 jo pasal 8 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 perubahan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat (1) junto pasal 64 ayat (1) KUHP.  [AD]