Pasca Penghadangan Dirjen Kementan, ini Ungkapan Bupati Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Pasca Penghadangan Dirjen Kementan, ini Ungkapan Bupati Dompu

Senin, 11 Maret 2019
Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin Didampingi Dandim 1614/ Dompu, Letkol Czi Arief Hadiyanto S.Ip saat Menerima lebih kurang 50 Warga Desa Saneo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu di Pendopo Bupati Dompu, Senin (11/3/2019) Siang.


Bima, Berita11.com—Pasca peristiwa penghadangan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Dirjen TP Kementan) Republik Indonesia, Dr Sumarjo Gatot Irianto yang hendak melaksanakan panen raya jagung di Desa Saneo Kecamatan Woja oleh puluhan warga, Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin (HBY) bertemu warga Desa Saneo di Pendopo Bupati Dompu, Senin (11/3/2019).

Lebih kurang 50 warga yang dipimpin staf kantor Desa Saneo, Abubakar mendatangi Pendopo Bupati Dompu di Jalan Beringi Kabupaten Dompu.  Dalam pertemuan dengan warga tersebut, Bupati HBY mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap warga atas peristiwa penghadangan Dirjen TP Kementan yang hendak melaksanakan panen raya jagung di Desa Saneo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

“Jujur secara pribadi saya sebagai bupati merasa kecewa, akan tetapi saya tidak boleh menunjukan kekecewaan saya terhadap warga saya,” ungkap Bupati HBY saat menerima puluhan warga Desa Saneo.

Dikatakannya, pemerintah daerah dibantu oleh aparat keamanan Polres Dompu dan Kodim 1614/ Dompu telah melakukan upaya-upaya pendekatan dengan masyarakat agar panen raya sukses. Namun akhirnya panen raya itu gagal dilakukan akibat aksi blokade dan penolakan sekelompok warga.

Bupati HBY mengatakan, harga pembelian pemerintah (HPP) jagung Rp3.150, namun berdasarkan hasil pemantauan terbaru oleh pihaknya, harga jagung di Desa Lanci mencapai Rp3.400

“Harga jagung saat ini Rp3.150 HPP.  Hasil pantauan terakhir tadi di Desa Lanci harganya Rp3.400. harga jagung tergantung kadar air,” ujarnya.

Koordinator warga Desa Saneo, Abubakar mengatakan  pihaknya kecewa dengan aksi sekelompok warga Desa Sarakapi yang melakukan aksi blokade jalan raya.

“Kami mewakili warga Desa Saneo mengharapkan agar pelaksanaan panen raya tetap dilakukan walaupun dilakukan oleh pihak Pemda Dompu,” ungkapnya saat pertemuan dengan Bupati Dompu.

Selain dikawal sejumlah aparat, pertemuan puluhan warga Desa Saneo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu dengan Bupati HBY juga diikuti  Dandim 1614/Dompu, Letkol Czi Arief Hadiyanto S.Ip. [RIS]