Pelajar Madrasah di Dompu Digarap Paksa Pacarnya dan Dibantu 2 Kawannya

Iklan Semua Halaman

.

Pelajar Madrasah di Dompu Digarap Paksa Pacarnya dan Dibantu 2 Kawannya

Rabu, 20 Maret 2019
Pacar Korban dan dua orang temannya saat dibekuk jajaran Kepolisian Sektor Hu'u. Foto ist

Dompu, Berita11.Com - Seorang pelajar  17 tahun di salah satu Madrasah Alyah di Kabupaten Dompu, Bunga (bukan nama asli), warga salah satu desa di, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, diduga digarap paksa pacarnya sendiri dan dibantu oleh dua orang kawannya, Selasa (19/3/2019) malam.

Terduga pelaku yang merupakan pacarnya tersebut inisial SM, remaja 18 tahun,  sedangkan dua remaja lain terduga pelaku, yaitu  masing-masing berinisial KW (16 tahun) dan MR (17 tahun), warga salah satu desa di Kecamatan Hu'u.

Kepala Kepolisian Sektor Hu'u, IPTU Balok Suswantoro melalui Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Dompu, IPTU Sabri, SH mengatakan, peristiwa itu berawal dari SM yang merupakan pacar korban menghubungi korban via pesan singkat sekira pukul 22.02 Wita yang isinya mengajak korban jalan-jalan. Saat itu, korban sempat menolak, akan tetapi SM menjemput korban di rumah temannya IF 17 tahun yang merupakan siswa di sekolah yang sama dengan korban.

"Terduga pelaku SM (inisial) membawa korban ke lahan jagung Teka Ndahu, dengan dalih makan jagung bersama orang tua terduga pelaku, setelah sampai di TKP ternyata tidak ada orang tuanya. Korban merasa curiga dan ketakutan ingin cepat-cepat kabur, namun korban berusaha kabur dicegat oleh terduga pelaku kemudian dibawa ke gubuk milik terduga pelaku," jelas Sabri.

Sesampainya di dalam gubuk, lanjut Sabri, terduga pelaku mengangkat paksa kedua kaki korban ke atas sambil berusaha membuka paksa celana korban namun tidak berhasil saat melancarkan aksinya datang temannya KW membantu dan membuka celana korban dengan cara menarik paksa celananya.

"KNW berhasil menarik paksa celana korba kemudian terduga pelaku berhasil menyetubuhi korban dengan cara memegang kedua tangan korban hingga korban tidak berdaya untuk melawan dalam jangka waktu yang agak lama," tutur Kasubbag Humas Polres Dompu.

Lebih jauh, setelah selesai SM menyetubuhi korban, KW meminta giliran dan korban sempat mendengarkan percakapan itu. Setelah mendengar rencana itu, korban mencari alasan dengan cara meminta segelas minuman air putih, kemudian diambi dan diberikan terduga pelaku.

"Saat korban meminta istrahat, korban berhasil kabur dari penjagaan kedua temannya. Korban menuju lahan jagung warga yang tidak dia kenal. Sekira pukul 23.00 Wita korban menuju rumah temannya IF tempat korban dijemput di Dusun Samakarya Desa Sawe," ujar Sabri.

Tak lama kemudian, sekira pukul 01.30 Wita, Juwia warga Dusun Samakarya yang melihat kondisi korban yang sudah lemah , mengantar korban ke rumah  Ketua RT. Korban kemudian diantar Ketua RT  ke Puskesmas Rasa Bou bersama Muhtar dengan menggunakan sepeda motor roda dua.

Akibat peristiwa itu korban mengalami sakit yang cukup seruis dibagian kemaluanya dan saat ini tengah dirawat di Puskesmas tersebut. Sementara kedua orang tua korban saat ini tengah berada di Kecamatan Pekat.

Sebelumnya terduga pelaku SM dalam keadaan mabuk dengan mengkonsumsi obat batuk bercampur minuman suplemen. [RIS]


================================================
Konten berita ini telah mengalami perubahan isi terutama terkait identitas korban perkosaan dan terduga pelaku perkosaan yang masih di bawah umur. Demikian permakluman kami. Redaksi Berita11.com.