Sat Pol Airud Polres Dompu dan Diaskanlut lakukan Binluh Warga Pesisir Melalui QW Polri Program VI

Iklan Semua Halaman

.

Sat Pol Airud Polres Dompu dan Diaskanlut lakukan Binluh Warga Pesisir Melalui QW Polri Program VI

Senin, 25 Maret 2019
Pose bersama sejumlah warga Nelayan usai kegiatan Binluh. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Kesatuan Polisi Airud Polres Dompu bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanlut) Kabupaten Dompu, Senin (25/3/2019) siang, melakukan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terhadap warga yang ada di pesisir pantai melalui Quick Wins (QW) Polri program VI dengan tema Polisi sebagai Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik.

Kegiatan berlangsung dipinggir pantai tepatnya di Dusun Selayar Desa Lasi Kecamatan Kilo. Kasat Pol Airud IPTU H. Sudarman, S.Sos yang juga memimpin acara tersebut didampingi enam orang anggota yakni Brigadir Muhammad Alauddin, Banit 1. Unit Patroli, Brigadir Fajhrien N. Hidayatullah, Banit 2 Unit Patroli, Briptu Zulkifli Putra Utama, Ba, Bripda Raden Fambe Wahyuningra Utama, Ba kemudian Bripda Lalu Reza Akbar Ba dan Bripda Imran Ba.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolsek Kilo Polres Dompu IPTU Rodolfo M.DE. Araujo, sementara dari Diskanlut diwakili Kasi Tata Ruang Laut Pesisir Pantai, Pulau-pulau Kecil dan Konserfasi, Zainuddin, S.Sos, kemudian Kepala UPT Dinas Perikanan dan Kelautan Kecamatan Kilo Haerul Anwar, S.Pi beserta jajarannya.

Selain itu, ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadus Selayar Mahfud, Ketua Kelompok Nelayan Saharudin beserta anggotanya,Tokoh Agama, tokoh Masyarakat beserta tokoh Adat yang ada di desa setempat.
Suasana kegiatan Binluh tengah berlangsung.

Pada kesempatan itu, IPTU H. Sudarman, S.Sos dalam sambutannya menyebetkan, tentang tugas-tugas Sat Pol Airud serta situasi perkembangan terkini di perairan Wilkum Polres Dompu terhadap kelompok nelayan yang hadir.

"Kita selalu berkordinasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta meberikan pemahaman terhadap Revolusi Mental, dalam pembinaan ini kita harapkan berguna bagi masyarakat pesisir”paparnya.

Dikatakan H. Sudarman, Revolusi Mental merupakan suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

"Praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat yang tinggi melalui gotong royong," terang Kasat Pol Airud.

Pada kesempatan itu juga Kasat Pol Airud mengajak masyarakat di pesisir khusus nelayan untuk berperilaku tertib sosial dalam kehidupan sehari-hari seperti tertib administrasi Kependudukan.
Kasat Pol Airut bersama Kepala UPT Diskanlut Kecmtan Kilo, Kasi Tata Ruang Laut Pesisir Pantai, Pulau-pulau Kecil dan Konserfasi dan Kepala Desa.

"Tertib administrasi dalam berkendara di jalan raya, menerapkan budaya antri dan tertib administrasi dalam melaksanakan kegiatan di laut serta melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan saat akan melaut," imbuhnya.

Sementara, dalam kesempatan yang sama usai pemberian sambutan Kasat Pol Airud dilanjutkan Kasi Tata Ruang Laut Pesisir Pantai dan Pulau-pulau Kecil dan Konservasi Zainuddin mengisaratkan, bahwa kelompok Nelayan harus memiliki legalitas yang pasti sesuai dengan perundang-undangan sehingga kelompok nelayan yang memeiliki legalitas dan berbadan hukum akan mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Adapaun mekanisme pengurusan kelompok berbadan hukum yaitu melalu proses yang diatur oleh undang-undang seperti kelompok nelayan sudah dilevel madya, di daftarkan di notaris serta di buatkan NPWPnya," isaratnya.

Kegiatan tersebut di bawah pengawalan dan pengamanan dari anggota Polsek Kilo yang dipimpin IPTU Rodolfo M. DE. Araujo Serta PAM tertutup oleh anggota IK/Pulbaket Polsek setempat. [RIS]