Ratusan Pelayat dan Dandim 1608/ Bima Lepas Kepergian Putri Serda Buhari

Iklan Semua Halaman

.

Ratusan Pelayat dan Dandim 1608/ Bima Lepas Kepergian Putri Serda Buhari

Selasa, 05 Maret 2019
Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra dan Ratusan Pelayat Mendoakan Almarhumah Reni Maharani, Putri Anggota Unit Intel Kodim 1608/ Bima, Serda Buhari saat Prosesi Pemakaman di TPU Samporo, Selasa Sore.


Kota Bima, Berita11.com— Ratusan pelayat dan Komandan Kodim 1608/ Bima, Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra menghadiri pemakaman Reni Maharani (13 tahun), putri Serda Buhari, anggota Unit Intel Kodim 1608/ Bima. prosesi pemakaman dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lingkungan Samporo Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima, Selasa (5/3/2019) sore.

Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra yang menyampaikan sambutan keluarga saat prosesi pemakaman mengungkapkan rasa duka dan belangsukawa yang mendalam atas meninggalnya Reni Maharani, putri Serda Buhari.

Di hadapan ratusan pelayat, Dandim mengajak mendoakan almarhumah agar mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT dan menjadi husnul khotimah.

Reni Maharani menghembuskan nafaar terakhir setelah hampir dua pekan menjalani perawatan intensif di RSUD Mataram, setelah kecelakaan yang dialaminya saat dibonceng temannya beberapa waktu lalu.

Meskipun kecelakaan itu bukanlah tabrakan maut. Namun membuat cidera serius almarhumah setelah terpelenting dalam got di depan kantor PKLK Jatiwangi Bima. Sepeda motor yang ditumpangi Reni kehilangan kendali saat menghindar amukan kuda benhur yang juga melintas pada saat bersama. Hasil autopsi dokter menyatakan Reni mengalami luka serius bagian leher dan bahu, yang diduga akibat benturan keras sisi parit.

Almarhumah Reni Maharani awalnya sempat dirawat intensif di RSUD Bima, namun dokter kemudian mengeluarkan rujukan ke Mataram.  Setelah beberapa waktu dirawat di RSUD Mataram, Reni sempat dipulangkan kembali ke Bima karena dianggap sudah membaik. Namun setelah beberapa saat di Bima, Reni mengalami sesak nafas yang luar biasa, hingga dirujuk kembali ke Mataram,

Empat hari  kemudian, pasca kembali menjalani perawatan di RSUD Mataram, Allah SWT berkehendak lain dan mencintai Reni. Nyawa Reni tak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhir  Selasa (5/3/2019) subuh sekira pukul 05.00 Wita di RSUD Mataram.

Sekira pukul 06.00 Wita jasad almarhum Reni Maharani diantar menggunakan mobil Ambulance RSUD Bima menuju rumah duka di RT 012/004 Lingkungan Samporo Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Para pelayat sejak Selasa (5/3/2019) siang memadati rumah duka, menunggu kehadiran mobil jenazah dari Mataram. Jenazah almarhumah tiba di rumah duka sekira pukul 16.20 Wita disambut isak tangis dari keluarga dan pelayat.

Ratusan Pelayat Termasuk Dandim Bima Melepas Almarhum Reni Maharani di TPU Lingkungan Samporo Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima, Selasa (5/3/2019). 

Dandim 1608/ Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dan rombongan dari Kodim Bima terlihat hadir di rumah duka. Demikian juga puluhan teman sekelas almarhumah Reni Maharani di MTSN 1 Kota Bima.

Pada Selasa sore, ratusan pelayat, handai tolan, termasuk Dandim 1608/ Bima ikut melepas kepergian Reni Maharani menuju tempat peristrahatan terakhirnya di TPU Lingkungan Samporo Kelurahan Manggemaci Kota Bima. [AD]