Satgas TMMD ke-104 Suluh Siswa MA Fadilatul Islamiyah Tentang Wesbang dan Bahaya Narkoba

Iklan Semua Halaman

.

Satgas TMMD ke-104 Suluh Siswa MA Fadilatul Islamiyah Tentang Wesbang dan Bahaya Narkoba

Jumat, 01 Maret 2019
Satgas TMMD ke-104 Tahun 2019 Wilayah Kodim 1614/ Dompu Memberikan Penyuluhan Tentang Wawasan Kebangsaan dan Bahaya Narkoba kepada Pelajar Madrasah Aliyah Fadilatul Islamiyah di Dusun Sorirae Desa Lanci Jaya Manggelewa.



Dompu, Berita11.com— Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 wilayah Kodim 1614/ Dompu terus melaksanakan kegiatan fisik dan non-fisik. Di sela program fisik, Satgas melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan (Wesbang) dan bahaya Narkoba terhadap siswa Madrasah Aliyah (MA) Fadilatul Islamiyah di Dusun Sorirae Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, Jumat (1/3/2019) pagi.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-104 Kapten Inf Mujiono mengatakan penyuluhan Wesbang dan bahasa Narkoba terhadap siswa setempat merupakan program non-fisik yang pertama dilaksanakan dari puluhan program nonfisik yang akan dilaksanakan Satgas TMMD ke-104.

Dijelaskannya, ada beberapa hal yang disampaikan kepada siswa-siswi khususnya kelas XII MA Fadilatul Islamiyah seperti memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bahaya Narkoba.

“Mereka dari sedini mungkin harus memiliki wawasan kebangsaan yang bagus mengingat negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya dan adat istiadat sehingga mereka memiliki rasa kebanggaan dan kecintaan kepada bangsa dan negara,” ujar Kapten Inf Mujiono.

Satgas TMMD ke-104 Wilayah Kodim 1614/ Dompu juga Memberikan Latihan Peraturan Baris-Berbaris kepada Siswa Madrasah Aliyah Fadilatul Islamiyah. Tujuannya, untuk Melatih Fisik dan  Meningkatkan Disiplin para Siswa.

Dijelaskannya,  Narkoba sangat berbahaya dan memiliki dampak yang luar biasa bagi para pengguna terutama kesehatan mental dan fisik. Untuk itu, para remaja khususnya pelajar diharapkan menjauhi kejahatan Narkotika maupun obat-obat berbahaya yang masuk dalam kategori extra ordinary crime (kejahatan luar biasa).

“Anak-anak kita yang masih sekolah ini harus diberikan penyuluhan sehingga mereka bisa menghidari dan menjauhi Narkoba karena dampak dan sanksinya sangat jelas sudah diatur dalam UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya.

Secara Terpisah, Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Hediyanto S.IP., menyatakan selama pelaksanaan TMMD di Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire ada sebelas sasaran non-fisik yang akan dilaksanakan di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bahaya Narkoba.

“Dalam pelaksanaannya, akan melibatkan instansi terkait sesuai bidangnya, seperti penyuluhan pertanian dari Dinas Pertanian, penyuluhan kesehatan dari Dinas Kesehatan dan lainnya termasuk Kepolisian akan dilibatkan,” ujar Arief.

Dandim berharap agar seluruh personel Satgas tetap semangat dan jaga kesehatan selama pelaksanaan TMMD sehingga semua program dapat berjalan aman, lancar dan tepat waktu.    

Selain penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan Narkoba, siswa-siswi MA Fadilatul Islamiyah juga diberikan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk melatih  fisik dan meningkatkan disiplin para siswa. [MR]