Tak Ada yang Salah dengan Memilih, ini Penegasan Khatib Masjid Raya Bima

Iklan Semua Halaman

.

Tak Ada yang Salah dengan Memilih, ini Penegasan Khatib Masjid Raya Bima

Sabtu, 30 Maret 2019
Ilustrasi.


Kota Bima, Berita11.com— Memilih pemimpin adalah perintah Allah dan Rasul sehingga tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Akan tetapi jika masyarakat dan para calon terjebak dalam larangan Allah maka akan mendapatkan laknat.

Hal tersebut ditegaskan oleh khatib Shalat Jumat (29/3/2019) di Masjid Raya Al Muwahiddin Bima, Ustadz Muhaimin M.Pd.

“Memilih pemimpin adalah perintah Allah dan Rasul, tidak ada yang salah dengan hal tersebut,” ujar Ustadz Muhaimin saat menyampaikan khutbah di hadapan ribuan jemaah shalat Jumat Masjid Raya Al Muwahiddin.

Dikatakannya, terdapat tiga hal yang mendatangkan azab dari Allah di hari akhir kelak. Termasuk di antaranya bisa terjadi pada tahun politik saat ini. Yaitu sikap masyarakat dan para calon pemimpin serta legislatif yang melakukan politik transaksional.

Dijelaskannya, dalam Islam suap sangat dilarang, termasuk untuk mempengaruhi calon pemilih. Untuk itu, para calon harus menghindari adanya politik uang (money politics) atau suap. Karena yang memberi suap atau politik uang dan yang menerimanya sama-sama dilaknat Allah SWT.

“Kalau pemimpin yang terpilih dari hasil suap (money politics) maka akan menimbulkan pemimpin yang dilaknat, demikian halnya yang memilih karena disuap juga dilaknat,” kata Ustadz Muhaimin.

Menurutnya, memilih pemimpin tidak boleh atas dasar karena suap atau money politics agar lahir pemimpin yang adil untuk semua. [US]