Tiga Kadus di Lanci Jaya Kompak Terlibat Bantu Satgas TMMD

Iklan Semua Halaman

.

Tiga Kadus di Lanci Jaya Kompak Terlibat Bantu Satgas TMMD

Redaksi Berita11
Senin, 04 Maret 2019
Tiga Kepala Dusun di Desa Lanci Jaya Terlibat Aktif Membantu Perampungan Rehab Musala Nurul Asyah di Dusun Doro Mbe'e Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu. Foto US Berita11.com.


Dompu, Berita11.com— Tiga Kepala Dusun (Kadus) di Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu kompak berperan aktif dengan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Tahun 2019 Wilayah Kodim 1614/ Dompu dalam menyelesaikan rehab musala Nurul Asyah di Dusun Doro Mbe’e.

Kepala Dusun Doro Mbe’e Desa Lanci Jaya, Syarifuddin mengatakan, sejak awal pelaksanaan TMMD ke-104 Tahun 2019 di desa setempat, tiga Kadus masing-masing Dusun Doro Mbe’e, Dusun Lanci 3, dan Dusun Mada Soku telah sepakat terlibat aktif dalam penyelesaian rehab Musala Nurul Asyah di Dusun Doro Mbe’e.

“Tiga kepala dusun di sini ikut bekerja bersama Satgas TMMD termasuk saya sendiri. Target kita bagaimana menyelesaikan musala ini. Kalau pembukaan jalan ekonomi sudah selesai tinggal pembuatan deker,” ujarnya kepada Berita11.com di lokasi TMMD, Senin (4/3/2019).

Dikatakannya, setiap hari masing-masing dusun mengutus paling 3-5 warga yang berpartisipasi dalam kegiatan fisik rehab Musala Nurul Asyah.  Polanya dengan menerapkan sistem giliran menyesuaikan kesibukan aktivitas warga.

“Semua masyarakat tiga dusun gotong royong, paling tidak kita kasi giliran. Utusan tiap dusun paling tiga sampai lima orang per hari,” katanya.

Syarifuddin bersyukur dengan kehadiran program TMMD di Desa Lanci Jaya khususnya dusun setempat tidak hanya mewujudkan harapan masyarakat seperti rehab musala, membuka akses jalan ekonomi. Namun lebih dari itu, sisi positifnya terutama mengajarkan masyarakat untuk mengeratkan silaturahmi dan budaya gotong royong yang telah pudar.

“Hal positinya terutama budaya gotong royong atau kebersamaan warga dalam ikut berpartisipasi. Ini yang paling penting selain hasil kegiatan fisik pembangunan,” ujarnya.

Musala Nurul Asyah Dusun Doro Mbe’e Desa Lanci Jaya berukuran 5x6 meter dibangun tahun 2014 lalu. Namun belum semuanya rampung. Kehadiran Satgas TMMD ke-104 mampu menyulap musalah setempat menjadi lebih baik untuk mendukung kegiatan ibadah dan aktivitas lain keagamaan. 

Musala Nurul Asyah mampu menampung 40-50 jemaah.  Meskipun di desa setempat terdapat masjid yang berukuran lebih besar, namun keberadaan musala juga penting bagi masyarakat Dusun Doro Mbe’e.

Kepala Dusun Mada Soku Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa, Ridwan mengaku bersyukur atas kehadiran program TMMD di Desa Lanci Jaya terutama dalam merehab musala dan membuka akses jalan ekonomi yang dibubutuhkan masyarakat setempat. 

Tercatat lebih dari 100 kepala keluarga yang merasakan manfaat positif atas dibukanya jalan ekonomi di desa setempat. 95 persen masyarakat Dusun Mbe’e dan Dusun Mada Soku serta Dusun Lanci 3 merupakan  petani jagung dan petani padi.

“Alhamdulillah kehadiran program ini sangat membantu masyarakat kami di sini yang sebagian besarnya adalah petani. Kami berharap agar program TMMD ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Ridwan mengaku, awalnya tak menyangka Desa Lanci Jaya akan terpilih sebagai sasaran pelaksanaan TMMD ke-104. Kehadiran program sangat dibutuhkan masyarakat terutama mewujudkan harapan masyarakat terhadap infrastruktur strategis seperti pembukaan jalan ekonomi. [US]