Wanita Berjilbab Ini Diduga Pengedar Narkotika, Diancam Hukuman Penjara Maksimal 20 Tahun

Iklan Semua Halaman

.

Wanita Berjilbab Ini Diduga Pengedar Narkotika, Diancam Hukuman Penjara Maksimal 20 Tahun

Abank poris
Kamis, 14 Maret 2019
HN setelah ditangkap dan sejumlah barang bukti. Foto Ist

Dompu, Berita11.com - Sebagaimana yang diketahui sebelumnya, wanita berjilbab ini yang berparas cantik inisial HN 38 tahun warga asal Kelurahan Tanju, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, dibekuk polisi di sebuah jasa pengiriman JNE tepatnya di lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu beberapa hari lalu kini diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB, Irjen. Pol. Drs. Achmat Juri, M.Hum melalui Kanit 1 Subdit 1 DitResnarkoba Kompol Harjianto Saksono, S,Sos mengatakan, HN terlibat dalam pasal sangkaan yakni Pasal 114 ayat (1) UU RI NO 35 Tahun 2009.

"Dimana didalam pasal tersebut berbunyi tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," kata Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda NTB.

"Sementara di Pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 tentang Narkotika yang memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun," sambung dia.

Dijelaskannya, HN setelah mengambil paket yang dikirim dari jasa pengiriman JNE, HN mencoba berlari dan membuang paket tersebut ketika dia mengetahui anggota yang mendekatinya, namun aksinya yang ingin mengelabui petugas gagal, petugas langsung melakukan penggerebekan paket yang baru saja dibuang kemudian petugas berhasil menemukan sejumlah Barang Bukti (BB).

"BB yang berhasil diamankan, tiga bungkus klip besar yang diduga Narkotika jenis shabu, Satu bungkus klip kecil yg diduga Narkotika jenis Shabu dan Satu buah handphone merk Oppo warna merah," jelasnya. [RIS]