Warga Mengeluh, Meteran Listrik PLN yang Macet Sejak November 2018

Iklan Semua Halaman

.

Warga Mengeluh, Meteran Listrik PLN yang Macet Sejak November 2018

Rabu, 20 Maret 2019
Meteran prabayar yang dikeluhkan warga. Foto AF

Dompu, Berita11.Com - Warga Dompu mengeluhkan listrik prabayar dari Peruhasaan Listrik Negara (PLN) yang macet sejak bulan November 2018 lalu. Masalah tersebut dihadapi salah satu ibu rumah tangga, Nurlailah 19 tahun warga Dusun Rasa Bou Desa Bakajaya Kecematan Woja Kabupaten Dompu mengalami meterannya sering macet dan tidak bisa digunakan seperti meteran lainnya selama empat bulan terakhir.

"Setiap saya mengisi pulsa listrik saya tidak bisa masuk nomor token dari penjual pulsa. Saya harus mengunakan kode dari PLN keluhan ini sudah beberapa kali saya mendatangi Kantor PLN itu, namun yang saya terima hanya alasan yang tidak jelas, seperti menunggu kode," terang Nurlailah pada Berita11.com di kediamannya, Rabu (20/3/2019) pagi.

Nurlailah mengaku, awal pemasangan meterannya dengan daya 900 Watt memang lancar tidak ada kendala akan tetapi tidak lama kemudian meteran tersebut mulai mengalami kemacetan.

"Untuk mendapatkan meteran ini kami terlebih dahulu mengajukan bahan kepada PLN kemudian salah satu pagawai PLN menindalajuti dan melakukan pemasangan dengan daya 900, sesuai dengan permintaan yang diajukan, namun setelah beberapa hari usai pemasangan meteran mulai terganggu sampai sekarang," ungkap Nurlaila.

Keluhan yang sama disampaikan Saiful yang tiada bukan adalah suami Nurlaila, dikatakannya, setelah mengalami kemacetan pihaknya sangat kecewa tidak bisa berbuat apa-apa. Menurut dia, percuma meteran dipasang sementara tidak bisa dimanfaatkan.

"Kadang kalau malam kita sering tidur gelap tidak bisa apa-apain, jangankan nonton TV, masak saja kami harus mencari kayu bakar di hutan sana, jadi percuma reskuker yang kita beli," kesal dia.

Selain istrinya, Saiful pun sering mendatangi pihak PLN guna meminta meterannya dicabut dan segera digantikan dan apabila pihak PLN tidak mengindahkan dia mengisaratkan bakal melakukan aksi demo.

"Saya sudah cape dengan mendatangi kantor PLN, saya harap kepada pihak PLN, segera mengatikan meteran itu dengan meteran yang baru, ketika hal ini juga belum dilakukan saya akan melakukan demonstrasi," isarat Syaiful.

Secara terpusah Kepala PLN Kabupaten Dompu, Wahyu Cahaya Hermawan, S.TI menjelaskan untuk kerusakan yang di sala satu rumah pelanggan yang berlokasi di wilayah tersebut pihaknya mengaku bahwa baru sekarang baru mengetahuinya.

"Kami akan mengatasi secepatnya terkait instalasi meteran itu, ada dua kemungkinan kerusakan biasanya di meteran dan istalasi, kalo ditemukan kerusakan di meteran akan kami ganti dengan meteran baru, tapi setelah dicek oleh tim gangguan kami," ujarnya.

Wahyu menambahkan, dalam waktu dekat akan turun timnya untuk melakukan pemeriksaan dan kewenangan pihak PLN sampai di KWH saja.

"Kalau kerusakan tersebut ditemukan oleh tim kami di istalasi, ini rananya pelanggan karena PLN berkerja sampe di KWH meter saja," ungkapnya. [AF]