Yuuk, Stop Bully di Medsos!, Biar Tepat Sasaran Pemda Siapkan NTB Care dan Ncundu

Iklan Semua Halaman

.

Yuuk, Stop Bully di Medsos!, Biar Tepat Sasaran Pemda Siapkan NTB Care dan Ncundu

Redaksi Berita11
Senin, 04 Maret 2019
Kepala Dinas Kominfostik Kabupaten Bima, Abdul Wahab SH M.Si.


Bima, Berita11.com— Fenomena aktivis media sosial (Medsos) beberapa tahun terakhir menjadi pembahasan menarik di sejumlah group whatsApp dan facebook. Niat mengkritik pemerintah justru kontraproduktif dan menyentuh dinding-dinding privacy yang tidak substansial. Nah, kini pemerintah menyiapkan saluran tepat untuk hal tersebut yaitu aplikasi NTB Care dan Ncundu.

Hampir serupa dengan aplikasi Lapor yang juga dapat diakses melalui laman www.lapor.go.id, aplikasi NTB Care merupakan aplikasi yang disiapkan Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kominfostik untuk mewujudkan akselerasi program NTB Gemilang. 

Aplikasi tersebut juga disiapkan untuk dapat dimanfaatkan masyarakat menyampaikan keluhan berkaitan pelayanan seluruh unit, OPD atau instansi yang ada di wilayah Provinsi NTB, termasuk di Kabupaten Bima.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfostik) Kabupaten Bima, Abdul Wahab SH M.Si, mengatakan, untuk mengimbangi keberadaan dua aplikasi tersebut NTB Care dan Lapor, Pemkab Bima melalui dinas setempat membuat aplikasi Ncundu yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan keluhan berkaitan pelayanan publik.

“Karena Ncundu ini belum aktif, kalau ada  keluhan masyarakat bisa lewat NTB Care. Nanti misal ada laporan atau keluhan dari Bima juga akan diverifikasi oleh tim dan dikirim kepada kami di Kominfo untuk ditanggapi,” ujar Wahab di Dinas Kominfostik Kabupaten Bima, Rabu (27/2/2019) lalu.

Wahab berharap masyarakat memanfaatkan sejumlah aplikasi yang disiapkan pemerintah tersebut dalam menyampaikan keluhan berkaitan pelayanan atau berkaitan kondisi terkini sekitar lokasi tempat tinggalnya. Karena dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, keluhan atau laporan masyarakat akan lebih terarah dan dapat dijawab oleh stake holder atau OPD terkait. Berbeda dengan sosial media yang justru tidak terarah dan memiliki resistensi terutama berkaitan Undang-Undang ITE.

Wahab juga meminta para pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) membantu sosialisasi pemanfaatan sejumlah aplikasi tersebut.

Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi Diskominfostik Kabupaten Bima, Suryadin M.Si mengatakan, seluruh informasi yang disampaikan masyarakat melalui aplikasi NTB Care akan diverifikasi oleh tim provinsi, kemudian dikirim kepada Kominfo. Setiap OPD di Kabupaten Bima memiliki account admin aplikasi tersebut.

“Nanti misal ada laporan atau keluhan dari Bima, akan diverifikasi oleh tim dan dikirim kepada kami di Kominfo untuk ditanggapi. Ini juga menjadi gambaran untuk kinerja pejabat. Akan nampak akhir tahun nanti,” katanya. [US]