Aktivis HMI MPO Sebut Pemilu 2019 Terburuk Sepanjang Sejarah

Iklan Semua Halaman

.

Aktivis HMI MPO Sebut Pemilu 2019 Terburuk Sepanjang Sejarah

Jumat, 26 April 2019
Nurdin S.Pd. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Mejelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO), Nurdin S.Pd menyebut pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2019 merupakan yang terburuk sepanjang sejarah khususnya pada era reformasi.

Menurutnya, penilaian tersebut karena sejumlah alasan. Di antaranya banyaknya korban meninggal dunia dan sakit dari petugas KPPS serta aparat keamanan. “Banyak kelemahan (Pemilu 2019), pertama akibat Pemilu serentak masyarakat hanya berpartisipasi memilih presiden saja, sementara pemilihan DPR RI dan DPD RI banyak suara tidak tercoblos,” katanya, Kamis (25/4/2019).

Permasalahan lain Pemilu 2019, banyaknya pemilih yang sulit menentukan wakil rakyat di gedung legislatif karena tidak adanya foto caleg khususnya untuk DPRD kabupaten/ kota dan DPRD provinsi. “Permasalahan ketigas honorer KPPS tidak manusiawi, tidak seimbang dengan tugas dan beban yang diemban oleh para petugas tersebut,” katanya.

Suaasana Pemungutan Suara salah satu TPS di Desa Kanangan Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Foto US.

Nurdin berharap KPU RI serta pemerintah dan DPR RI mengevaluasi total Pemilu 2019. Tujuannya tidak terulang permasalahan yang sama pada masa mendatang. Pemilu mendatang harus dipisahkan Pileg dan Pilpres.

“Petugas KPPS meninggal kelelahan saat berpetugas, KPU dengan mudah memberi istilah pahlawan demokrasi, itu salah. Harusnya KPU bertanggung jawab atas meninggalnya petugas KPPS dan harus diberi hukuman yang setimpal,” katanya. [US]