Aktivis Menduga Ada Konspirasi di Lambitu untuk Menyukseskan Salah Satu Caleg

Iklan Semua Halaman

.

Aktivis Menduga Ada Konspirasi di Lambitu untuk Menyukseskan Salah Satu Caleg

Rabu, 24 April 2019
Muhammad Nasir.  Foto Ist.



Bima, Berita11.com— Aktivis STIH Muhammadiyah Bima, M Nasir menduga ada konspirasi di Kecamatan Lambitu yang dilakukan aparatur desa untuk memenangkan salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Bima 6.

Menurutnya, sesuai hasil penelusuran pihaknya bahwa masyarakat menerima intimidasi sehingga memilih salah satu Caleg.

“Jumlah pemilih yang tidak bisa hadir sebanyak 30 persen. Kertas suara dicoblos atas dasar intimidasi,” katanya.

Dikatakannya, jumlah perolehan suara di Kecamatan Lambitu tidak seimbang dengan jumlah warga yang menyalurkan hak suara sebagai pemilih. “Sesuai dengan jumlah DPT dan jumlah pemilih dan yang tidak mencoblos tidak balance (seimbang) dengan apa yang sesungguhnya,” katanya.

Ia menekankan, bahwa Bawaslu dan jajaran serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus hadir mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, sehingga dapat meminimalisasi pelanggaran.

Berkaitan dugaan ini, Bawaslu Kabupaten Bima belum berhasil dikonfirmasi. [AD]