Ancam Kerahkan Seluruh Pemuda di Bima, Ksatria Muda Indonesia Desak Bawaslu Usut Tuntas Chat WAG

Iklan Semua Halaman

.

Ancam Kerahkan Seluruh Pemuda di Bima, Ksatria Muda Indonesia Desak Bawaslu Usut Tuntas Chat WAG

Senin, 01 April 2019
Ksatria Muda Indonesia saat Menyampaikan Laporan Terkait Chat WAG Pilpres 2019 kepada Bawaslu Kota Bima, Senin (1/4/2019). Foto MR.
  

Kota Bima, Berita11.com— Ksatria Muda Indonesia (KMI) melaporkan peristiwa chat whatsapp group (WAG) penggalangan dukungan untuk Capres yang diduga oleh anggota Polres Bima Kota kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bima, Senin (1/4/2019) pagi.

Empat anggota Ksatria Muda Indonesia yang dipimpin Musdyanto hadir di kantor Bawaslu Kota Bima di Jalan Gajah Mada Kelurahan Penaraga Kota Bima sekira pukul 10.55 Wita. 
Musdyianto mengatakan, investigasi beredar juga di media massa terkait adanya tangkapan layar WAG Pilpres 2019.

“Maka dari itu kami datang ke sini untuk melaporkan kasus ini kepada Bawaslu kota Bima agar segara mengusut sampai tuntas demi terjaga nya keamaman dan kenyamanan proses  pemilu Pilpres  2019. Harapan kita bersama Pilpres 2019 harus benar-benar berjalan secara damai jujur dan adil sesuai yang diamantakan institusi,” katanya. 

Musdiyanto dan rekan-rekannya meminta Bawaslu Kota Bima serius dan segara menangani  kasus itu demi keamanan dan kenyamanan proses Pilpres 2019.

“Seandainya Bawaslu Kota Bima tidak menyelesaikan kasus ini dan tidak membongkar kabut tebal kasus ini, maka kami sebagai ketua Ksatria Muda Indonesia Kota Bima yang mengkondisikan pemuda se-Kota Bima dan Kabupaten Bima tidak akan menjamin keamanan dalam proses pemilihan 2019,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya memiliki data kuat yang sudah diinvestigasi terkait tangkapan layar (screen shoot) chat WAG Pilpres 2019 yang berisi penggalangan dukungan untuk Capres 2019. Menurutnya, nomor-nomor yang ada dalam WAG itu sinkron. 

“Di mana lagi celahnya, artinya celah untuk membantah persoalan ini bahwasanya ini isu hoaks atau tidak kami sudah menguji  data yang kami punya selama ini sudah valid,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kota Bima, Muhaimin S.Pd.I mengisyaratkan akan memelajari laporan tersebut. “Nanti setelah ini saya pelajari terlebih duhulu terkait unsur  formil dan materil,” katanya.


Dikatakannya, jika tersebut terpenuhi syarat formil dan materil, maka akan diregistrasi sebagai laporan. “Kalau tidak kita temukan, maka kami akan memberikan kesempatan untuk melengkapi  laporan serta dilangekapi saksi-saksi dan bukti-buktinya,” katanya.

Sebelumnya, terkait tangkapan layar chat WAG Pilpres 2019 yang bereder, Polres Bima Kota sudah membantah keras. [MR]