Kesehatan Anggota PPS PPK dan Penwaslu Butuh Perhatian Pemda

Iklan Semua Halaman

.

Kesehatan Anggota PPS PPK dan Penwaslu Butuh Perhatian Pemda

Senin, 22 April 2019
Mantan Komisioner KPU Kabupaten Dompu, Suherman, S.Pd. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Kondisi fisik anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta anggota Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) di sejumlah wilayah Kabupaten Dompu sangat memprihatinkan. Pasalnya, mereka melakukan rekapitulasi penghitungan suara dari mulai pagi hingga tengah malam.

Mereka bekerja sangat menguras tenaga hingga ada yang jatuh sakit. Hal ini sangat dibutuhkan perhatian khusus Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memfasilitasi tenaga medis pada setiap Kecamatan guna melakukan cek up terhadap kesehatan mereka.

Mantan Komisioner KPU Kabupaten Dompu, Suherman, S.Pd mengatakan, perhatian untuk kesehatan mereka sangat penting agar mereka tetap sehat sehingga tahapan pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"KPU Kabupaten Dompu sebagai leading sektor penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Dompu dapat berkomunikasi dan berkordinasi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Dompu," ujar Herman pada Berita11.com, Senin (22/4/2019) sore.

Menurut pria pemilik akun Facebook Herman Pelangi, yang juga sudah menjadi asam garam dalam hal ini, Fasilitasi pemerintah daerah dalam pemilu itu sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu pada pasal 434.

"Jadi kalau dasar hukum sudah ada, tingal KPU melakukan komukiasi dan dikordinasikan dengan pihak Pemda," ungkap dia.

Dikatakan pria yang sudah bertahun-tahun menjabat sebagai Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat ini, pihaknya sangat prihatin dengan semua ini. Bahkan, dia melihat dibeberapa daerah sampai ada yang meninggal dunia dalam menjalankan tugas ini.

"Untuk di Dompu, menurut informasi yang saya dapatkan sampai dengan saat ini, ada 3 orang PPK dan puluhan lagi anggota PPS yang sudah opname dan pasang infus karena keletihan bahkan hari ini ketua PPS Kadindi Barat kecelakaan karena menghadiri rapat pleno," terangnya. [RIS]