Bawaslu Kabupaten Bima Ingatkan Peserta Pemilu agar Ikut Prosedur jika Ingin Sampaikan Protes

Iklan Semua Halaman

.

Bawaslu Kabupaten Bima Ingatkan Peserta Pemilu agar Ikut Prosedur jika Ingin Sampaikan Protes

Kamis, 11 April 2019
Anggota Panwaslu Kecamatan Wera Didampingi PH Bawaslu Kabupaten Bima Menyampaikan Laporan kepada Petugas Piket Polres Bima Kota, Rabu (10/4/2019).


Bima, Berita11.com— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima menyesalkan sikap dan tindakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan oknum Calon Anggota DPRD Kabupaten Bima di Dapil IV yang menghambat proses pelatihan saksi Parpol yang digelar oleh Panwascam Wera Selasa (9/4/2019) lalu. Bawaslu setempat mengingatkan peserta Pemilu maupun masyarakat agar mengikuti prosedur jika ingin menyampaikan protes.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi (HDI) Bawaslu Kabupaten Bima, Taufiqurrahman, S. Pd., mengatakan, apa yang dilakukan oknum ASN dan calon anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil IV menghambat kegiatan pelatihan saksi Parpol yang 
dilkasanakan Panwascam Wera.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polres Bima Kota.  Pelaporan itu merupakan sikap resmi Bawaslu Kabupaten Bima. “Pelaporan itu langsung dihandle (dilakukan) oleh teman-teman Panwaslu Kecamatan Wera dan didampingi penasehat hukum yang kami tunjuk,” ujarnya melalui siaran pers Bawaslu Kabupaten Bima yang diterima Redaksi Berita11.com, Kamis (11/4/2019).

Sementara itu, Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kabupaten Bima, Abdurrahman, S.H.,  menyayangkan sikap dan tindakan kedua oknum kakak beradik itu.

Semestinya kata dia, jika ada hal-hal yang ingin disampaikan, hendaknya dengan cara baik, sesuai prosedur dan menempuh cara yang elegan.

“Apalagi saat itu sedang proses pelatihan yang tentunya membutuhkan konsetrasi penuh. Pelatihan saksi itu merupakan salah satu tahapan yang harus dilaksanakan untuk peningkatan kapasitas saksi Parpol peserta Pemilu, sehingga saksi-saksi dapat memahami Tupoksinya,” ujarnya. [RD]