Danrem 162/WB Minta Fasilitator jaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Iklan Semua Halaman

.

Danrem 162/WB Minta Fasilitator jaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Senin, 01 April 2019
Danrem 162/ WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han saat Diwawancarai Wartawan. Don Penerangan Korem 162/ WB.


Praya, Berita11.com— Untuk mempercepat pembangunan rumah rusak korban gempa pada Agustus tahun 2018 lalu, yang mana gempa pada saat itu mengakibatkan ribuan rumah rusak berat, ringan dan sedang khususnya di wilayah Kabupeten Lombok Tengah, untuk itu Kodim 1620/Loteng menggelar Apel Fasilitator Terpadu di Lapangan Makodim 1620/Loteng, Minggu (31/03/2019).

Dalam apel fasilitator terpadu, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han didampingi Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto dan Kepala BPDB Lombok Tengah Drs Muhammad bersama jajarannya melakukan pengecekan langsung personil petugas fasilitator yang betugas di wilayah masing-masing kecamatan dan desa yang terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan kegiatan pengecekan perorangan di masing-masing wilayah dilakukan untuk mendengar langsung laporan dari petugas lapangan.

“Saya cek satu persatu personil masing-masing wilayah untuk mendengar laporan langsung dari petugas lapangan,” tegasnya.

Dilanjutkannya, untuk pengerjaan di lapangan tetap harus mengacu kepada juknas dan juknis yang terbaru, karena itu yang sudah disetujui Pemerintah Provinsi NTB bersama pemerintah daerah, sementara saat ini ada waktu untuk istirahat sampai tanggal 17 April mendatang  mengingat pada pekan tersebut ada pemilihan umum.

“Untuk pengerjaan kita tetap harus mengacu kepada juknas dan juknis yang sudah disetujui oleh Pemprov dan Pemda setempat” jelasnya.

Selain itu, alumni Akmil 1993 tersebut juga berpesan agar fasilitator tetap semangat dan menjaga kesehatan serta kesalamatan dalam bekerja, jangan sampai ada kecelakaan kerja karena keselamatan itu penting.

“Teman-teman fasilitator harus tetap semangat, jaga kesehatan dan keselamatan karena itu penting sebagai modal dalam bekerja,” pungkasnya. [AD]