Diduga Aniaya Warganya, Sekdes Sanolo Dilapor ke Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Aniaya Warganya, Sekdes Sanolo Dilapor ke Polisi

Senin, 01 April 2019
Korban saat Menyampaikan Laporan kepada Petugas Piket Polsek Bolo.


Bima, Berita11.com— Diduga menganiaya guru honorer, Fatimah yang tak lain warganya sendiri, Sekdes Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, AR (35 tahun) dilaporkan korban kepada aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bolo, Minggu (31/3/2019).

Kapolsek Bolo, AKP Muhtar, S.Sos membenarkan polisi setempat telah menerima laporan korban. “Iya, memang benar pelaku penganiayaan yang melibatkan Sekdes Sanolo berinisial AR (35 tahun) telah dilaporkan oleh Fatimah S.Pd untuk diproses secara hukum,” kata Muhtar dikonfirmasi, Minggu (31/3/2019).

Perihal penganiayaan yang dialami Fatimah berawal saat korban menimbun halaman rumahnya. Proses penimbunan menggunakan dump truck untuk mengangkut tanah. Melihat hal tersebut, AR  menghampiri dan melarang korban agar tidak memuat tanah menggunakan dump truck karena dapat merusak bagian gang yang dilewati.

Teguran tersebut tidak dapat diterima korban hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas didengar terhadap pelaku sehingga AR kembali ke rumahnya.

Sesaat kemudian, sekira pukul 13.45 Wita, korban dan suaminya mendatangi pelaku di rumahnya hingga terjadi adu mulut antara korban dan pelaku yang sedang menggendong bayinya yang baru berumur 5 bulan, seketika korban dan suaminya menarik kepala sang Sekdes sampai jilbabnya terlepas.

Merasa tidak terima dikeroyok oleh korban dan suaminya hingga jilbabnya terlepas, AR mengambil batu yang ada di sekitar lokasi dan langsung melempar korban sehingga mengenai bagian atas kening hingga mengeluarkan darah.

Sekira pukul 15.10 Wita, korban mendatangi Polsek Bolo melaporkan kejadian yang menimpanya. [RIS]