Dramatis, Mahasiswi Kejar Dua Penjambret Ponselnya hingga Pelaku Terpental

Iklan Semua Halaman

.

Dramatis, Mahasiswi Kejar Dua Penjambret Ponselnya hingga Pelaku Terpental

Selasa, 02 April 2019
Ilustrasi Jambret.


Bima, Berita11.com— Mirip lakon dalam sinetron dan film heroik, Siti Hawa (19 tahun), mahasiswi asal Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima berani mengejar pelaku kejahatan, MR (21 tahun) dan D (19 tahun), petani asal Desa Ngali Kecamatan Belo yang melakukan jambret Ponsel miliknya saat melintas di Jalan Raya Lintas Tente-Karumbu Kabupaten Bima, Selasa (2/4/2019) petang.

Aksi kejar-kejaran sang mahasiswi dengan pelaku jambret dua orang berakhir setelah sepeda motor pelaku terpelanting di jalan raya karena tak dapat mengendalikan sepeda motor dalam kecepatan tinggi  jalan sempit di desa.

Kapolres Bima melalui Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi mengatakan, aksi pengejaran dua pelaku jambret oleh korban berawal korban bersama temannya mengendarai sepeda motor dari ara Desa Cenggu menuju rumah di Desa Renda. Saat melintas di Jalan Raya Lintas Tente-Karumbu, kedua pria yang merupakan pelaku mengikuti  dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor  matic.

“Kemudian pelaku mendekati sepeda motor korban lalu pelaku yang bernama  MR mengambil handphone milik korban yang disimpan di box bagasi depan bagian kiri,” ujar Hanafi.

Setelah berhasil mengambil handphone, kedua pelaku lari menuju Desa Renda, namun korban tetap berusaha mengejar sambil berteriak maling. Di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Lintas Desa Renda Dusun Telaga pelaku jatuh dari sepeda motor karena tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya.

“Pada saat pelaku jatuh kemudian datang warga Desa Renda untuk mengamankan dan menangkap pelaku, kemudian warga setempat menghubungi Babinkamtibmas Desa Renda Brigadir Samsurizal yang kebetulan masih ada di desa binaanya,” ucap Hanafi.

Usai diamankan, pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor Polsek Belo untuk proses hukum. Selain android merek Samsung Note 3, polisi juga mengamankan sepeda motor warna putih yang dikendarai sang penjambret dan pisau belati. Korban mengalami kerugian Rp3 juta akibat peristiwa tersebut. [AD]