Gubernur Zul Paparkan Delapan Misi Membangun NTB Gemilang

Iklan Semua Halaman

.

Gubernur Zul Paparkan Delapan Misi Membangun NTB Gemilang

Rabu, 10 April 2019
Wali Kota Bima Menyampaikan Sambutan pada Kunjungan Gubernur NTB di Kampus STISIP Mbojo Bima, Selasa (9/4/2019).


Kota Bima, Berita11.com— Gubernur NTB Dr Zulkifliemansyah di hadapan seluruh Ketua BEM dan mahasiswa–mahasiswi STISIP Mbojo Bima, Wali Kota Bima dan Wakil Bupati Bima memaparkan untuk mewujudkan NTB Gemilang akan menggerakkan seluruh perangkat daerah dengan delapan misi pembangunan. Hal itulah yang akan menjadi arah kebijakan RPJMD 2018-2023. Hal tersebut dipaparkan Gubernur NTB di kampus STISIP Mbojo Bima, Selasa (9/4/2019).

Gubernur menyebutkan, misi pertama mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa. Semua akan dilakukan secara transparan, tersistem, dan terintegrasi. Mempercepat perwujudan masyarakat madani yang beriman dan berkarakter. Menghargai kemanusiaan, keberagaman dan kesetaraan gender yang proporsional.

Kemudian mempercepat penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan. Caranya mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas dan memberi nilai tambah tinggi. Mempercepat peningkatan daya saing manusia sebagai fondasi daya saing daerah. Selain itu, pihaknya akan mempercepat transformasi birokrasi menjadi birokrasi yang bersih dan melayani.


Selanjutnya mempercepat pengelolaan sumberdaya dan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan, mempercepat pengembangan infrastruktur penopang sektor pariwisata, industrial, sektor unggulan, serta kawasan strategis serta menegakan hukum yang berkeadilan dan memantapkan stabilitas keamanan.

Lebih lanjut, untuk mewujudkan NTB Gemilang, ada lima bidang pembangunan yang jadi prioritas, yakni bidang pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi dan industri. Pengembangan sosial kebudayaan, pembangunan pedesaan dan lingkungan, dan pembangunan pariwisata. Lima bidang dengan 15 turunannya akan menjadi arah kebijakan selama lima tahun ke depan. Misalnya, program beasiswa bagi 1000 mahasiswa untuk kuliah di luar negeri.


Pengiriman mahasiswa ke luar negeri baginya sangat penting. Harapanya anak muda NTB tumbuh menjadi calon pemimpin bangsa. Tidak hanya menjadi pemimpin di NTB tetap juga di tingkat nasional dan internasional, katanya.


Wakil Bupati Bima Dahlan M Noer pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa sektor  pendidikan merupakan salah satu visi misi Pemerintah Daerah Kabupaten Bima dalam dalam meningkatkan dunia pendidikan, di mana keberadaan SDM perlu digenjot sehingga dengan peningkatan SDM maka pendidikan bisa ditingkatkan.

Oleh karena itu, hadirnya NTB Gemilang terutama di sektor pendidikan diharapkan mampu bersinergi dengan program pemerintah menuju NTB Gemilang. Beberapa hal itu secara garis besar antara lain, kerjasama mengenai sistem pendidikan modern yang mampu menghasilkan sarjana sarjana unggul dalam sains dan teknologi,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bima H Muhamamad Lutfi, SE juga menyampaikan bahwa keberadaan sektor pendidikan ini diperlukan  dukungan dari semua pihak, karena sektor pendidikan ini merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan dalam rangka memajukan dan menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Maka dari itu  pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk meningkatkan potensi seseorang agar dapat memasuki dunia pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya,” katanya.

Dikatakannya, sistem pendidikan yang berjalan selama ini seakan tidak memiliki makna. Para mahasiswa– mahasiswi dijejali dengan berbagai mata kuliah  yang mungkin tidak mereka ketahui apa fungsi dan tujuannya. Setiap hari mereka mempelajari pelajaran-pelajaran yang ada agar dapat mencapai sebuah tujuan, yaitu untuk meraih nilai setinggi-tingginya. Padahal, tujuan dari pendidikan itu adalah untuk mempersiapkan mereka masuk ke dalam dunia kerja, sehingga membutuhkan peningkatan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

Menurutnya, untuk meningkatkan kualitas SDM juga dibutuhkan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, antara lain: kualitas pendidikan juga dipengaruhi oleh kualitas seorang guru/ dosen.

“Keberadaan SDM yang andal tersebut guna meningkatkan kualitas para mahasiswa– mahasiswi yang dididiknya,” ujar Wali Kota Bima. [AD]