HMI Badko Nusra Gelar Dialog Publik, Bahas Hoaks hingga Desakan Penanganan Kasus WAG secara Transparan

Iklan Semua Halaman

.

HMI Badko Nusra Gelar Dialog Publik, Bahas Hoaks hingga Desakan Penanganan Kasus WAG secara Transparan

Kamis, 04 April 2019
Panitia Dialog Publik Foto Bersama Direktur Binmas Polda NTB, Kombes Pol Beny Basyir Usai Kegiatan di Kantin Yuank Kota Bima, Kamis (4/4/2019). Foto MR.


Kota Bima, Berita11.com— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Nusra menggelar diskusi publik bertema Generasi Milenia dalam mewujudkan Pemilu Damai Tanpa Hoaks dan isu Sara, Kamis (4/4/2019). Kegiatan yang berlangsung di Kantin Yuank Kota Bima dihadiri Direktur Binmas Polda NTB, Kombes Pol Beny Basyir, anggota KPU Kabupaten Bima, Bawaslu dan Kabag Binmas Polres Bima Kota.

Ketua panitia dialog publik, Arfan  Ilyas mengatakan, pihaknya dan seluruh unsur pengurus HMI Badko Nusra sengaja mengusung tema kegiatan generasi milenial dalam mewukudkan Pemilu damai tanpa hoaks dan isu Sara, karena menurutnya bahwa peran kaum milenial dalam mengawal Pemilu serentak secara damai bebas dari hoaks dan isu Sara sangatlah penting dan strategis.

“Maka kami harap kaum milenial untuk melawan hoaks dan isu Sara yang bisa memecah dan mengacam pecah belah bangsa dan negara. Saya mengajak milenial menjaga Pemilu sebagai pesta rakyat Indonesia lima tahunan,” katanya.

Dikatakannya, pemilih mileanial harus jadi pelopor Pemilu damai anti isu Sara dan hoaks, bukan menyebarkan hoax dan isu sara seperti rentang terjadi saat- saat ini.

“Kami mengajak seluruh unsur masyarakat Indonesia agar menjaga keberlangsungan Pemilu serentak,” ajaknya.

Menurutnya, peran kaum milenial sangat penting dalam mengawasi demokrasi secara langsung,umum, bebas rahasia, luber dan jurdil.

Berkaitan beredarnya dugaan chat WAG Kapolres mengintruksikan Kapolsek menggalang dukungan untuk Paslon 01 peserta Pilpres 2019, pihaknya meminta agar kasus tesebut diungkap secara terbuka dan profesional agar publik tidak bertanya-tanya dalam isu tersebut.

“Mengenai beredarnya chat WAG yang lagi viral di Medsos maka (kita) serahkkan sepenuhnya ke Kabid Propam Polda NTB agar melakukan penyelidikan secara profesional 
dan terbuka,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Polri harus netral sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Selain itu, sesuai yag diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016.

Direktur Binmas Polda NTB, Kombes Pol Beny Basyir menanggapi terkait dugaan chat WAG yang viral di media sosial yang mencantut nama oknum polisi. Ia meminta masyarakat untuk menyerahkan penanganan tersebut kepada Polri. [MR]