Kunjungi Kampus Vokasi Bima Universitas Mataram, Menristekdikti Setujui Pembangunan Politeknik Negeri Bima

Iklan Semua Halaman

.

Kunjungi Kampus Vokasi Bima Universitas Mataram, Menristekdikti Setujui Pembangunan Politeknik Negeri Bima

Senin, 15 April 2019
Menristekdikti Prof Mohamad Nasir Phd Diwawancarai Wartawan Usai Tatap Muka dengan Pimpinan Perguruan Tinggi dan Para Pejabat di Kantor Pemkab Bima, Minggu (14/4/2019). Foto US Berita11.com.
 

Bima, Berita11.com— Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof Mohamad Nasir Phd mengisyaratkan menyetujui  peningkatan status Vokasi Bima Universitas Mataram (UNRAM) menjadi Politeknik Negeri Bima. Isyarat itu disampaikannya saat kunjungannya ke kampus Vokasi Bima UNRAM, Minggu (14/4/2019).

Menurutnya, peningkatan status itu,  sejalan dengan kebijakan Kemenristekdikti salah satu fokusnya pendidikan vokasi dan politeknik yang menjadi motor penghasil sumber daya manusia (SDM) terampil.

Dikatakannya, Kabupaten Bima memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah baik sektor perikanan, pertanian dan juga pertambangan. Bahkan potensi pertambangan itu mengalahkan daerah di Kabupaten Sumbawa Barat.

Ia berharap politeknik yang akan didirikan di Kabupaten Bima  mendorong pengelolaan potensi tersebut. 

“Bapak Presiden Jokowi meminta tolong kepada say agar mengembangkan teknologi pendidikan di daerah yang memiliki potensi sumber daya pertanian, kemaritiman maupun pertambangan. Pembangunan Indonesia tidak tidak lagi sentris,” katanya.

Menurutnya, pemeritah pusat menyiapkan 500 ribu beasiswa untuk anak Indonesia yang kurang beruntung. “Hasil diskusi saya dengan Pak Gubernur NTB ternyata di Bima tidak hanya memiliki sumber daya pertanian, peternakan dan  kelautan melainkan terdapat potensi tambang yang besar, bahkan kalah di Sumbawa,” ujarnya.

Ia menuturkan negara yang maju bukan ditentukan oleh jumlah sumber daya alam ataupun jumlah penduduk, namun penguasaan teknologi dan inovasi, sehingga pemerataan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia merupakan salah satu program prioritas pemerintah menghasilkan SDM unggul dan berdaya saing tinggi.

Diakuinya, selama ini fokus pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia adalah Indonesia sentries. Ke depan, tidak boleh lagi pendidikan tinggi berkualitas hanya terpusat di daerah tertentu seperti Pulau Jawa.



Kehadiran Politeknik Negeri Bima ke depannya diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE mengungkapkan apresiasi atas bantuan Gubernur NTB menyampaikan usulan peningkatan status Vokasi Bima UNRAM kepada Menteri Ristedikti dan membantu prosesnya.

Bupati juga mengapresiasi kehadiran Menteri Ristekdikti di Bima. Karena keberadaan kampus negeri yaitu Polteknik Negeri Bima sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kehadiran seorang pemimpin insya Allah membawa berkah. Bapak menteri adalah menteri pertama yang hadir di kantor Pemkab Bima,” ujarnya saat tatap muka rombongan Menristekdikti dengan pimpinan perguruan tinggi, para camat, dan masyarakat di aula kantor Pemkab Bima.

Bupati mengatakan, bahwa Gubernur NTB memiliki komitmen dan memerhatikan daerah di wilayah timur seperti Kabupaten Bima. “Alhamdulillah Bapak Gubernur meyakinkan bahwa tidak saja memajukan pembangunan di Lombok, melainkan di Bima yakni dengan dibarengi pengembangan SDM,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah MSc menyambut positif dan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menristekdikti di Kabupaten Bima. “Alhamdulilah Pak Menteri ini adalah seorang ulama. Memiliki kerendahan hati walaupun memiliki jabatan tinggi. Saya banyak belajar dari Pak Menteri,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk melaksankan lobi dan meyakinkan menteri untuk berkunjung pihaknya membutuhkan waktu berbulan-bulan. Namun berkat upaya Bupati Bima dalam satu pekan Menristekdikti berkenan hadir di Bima.

Sebelum bertatap muka di kantor Pemkab Bima, rombongan Menristekdikti meninjau kampus Vokasi Bima Universitas Mataram di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. dalam kunjungan tersebut, menteri menanyakan jumlah mahasiswa, dosen, mekanisme pengambilan pakan. Melihat lokasi budidaya ikan air tawar milik kampus.

Menristekdikti didampingi Gubernur NTB, Bupati Bima, Wakil Bupati Bima, anggota DPR RI H Muhammad Syaruddin ST MM, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima, Rektor UNRAM, puluhan pejabat lingkup Pemkab Bima. [US]