Lagi, Ketua PPS di Kempo Kelelahan Hingga Jatuh Sakit

Iklan Semua Halaman

.

Lagi, Ketua PPS di Kempo Kelelahan Hingga Jatuh Sakit

Rabu, 24 April 2019
Ketua PPS Desa Ta'a Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu Ajharudin, S.Pd saat dirawat di Puskesmas setempat. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang digelar pada Rabu 17 April 2019 lalu, menyisahkan sejumlah penyelenggara akhirnya jadi tumbang.

Termasuk Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Ajharudin, S.Pd pria 37 tahun, warga Dusun Reformasi Desa Ta'a  Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu NTB yang akhirnya jatuh sakit hingga diopname di Puskesmas setempat, Rabu (24/4/2019) malam ini.

Salah seorang anggota PPS Fadly mengatakan, setelah melakukan rekapitulasi suara, ketua PPS Desa Ta'a ini diduga karena kelelahan dan kurang tidur sehingga mengakibatkan kurang darah.

"Diopname memang karena kelelahan, sesaat setelah pemungutan dan penghitungan suara. Sebelumnya dia memang merasakan lemas, sakit kepala bahkan saat rekap suara berlangsung ia tidak kuat," terang Fadly

Dikatakan Fadly, kondisi kesehatan Ketua PPS ini mengalami drop pada saat menjalankan tugas untuk pemungutan maupun penghitungan suara Pemilu.

"Pada saat rekap saja dia terlihat lemas sampai dibelikan sama bendahara obat hingga pada saat rekap C1 Desa Ta'a dibacakan anggota yang lain," ungkap Fadly.

Fadly menjelaskan, kalau proses Pemilu kali ini memang terbilang cukup menguras tenaga dari para penyelenggara mulai dari KPPS hingga ke tingkat Kecamatan, selain itu lima kartu suara mulai dari tingkat Pilpres hingga Pileg Kabupaten/Kota.

Menurut dia, Petugas yang mengalami kelelahan hingga banyak yang jatuh sakit ini mulai berlangsung sejak pasca tahapan penghitungan suara di TPS hingga rekapitulasi ditingkat PPK kecamatan.

"Harusnya penyelenggara pemilu ini diberikan perhatian khusus baik KPU itu sendiri maupun Pemerintah Daerah, apalagi tugas ini sangat berat," tandasnya. [RIS]