Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima Serukan Tolak Golput dan Politisasi SARA

Iklan Semua Halaman

.

Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima Serukan Tolak Golput dan Politisasi SARA

Sabtu, 13 April 2019
Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima Mengajak Masyarakat untuk Menolak Golput dan Politisasi SARA pada Pemilu 2019.



Bima, Berita11.com— Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima menyerukan masyarakat agar menggunakan hak suara pada pemungutan 17 April 2019 dan menolak Golput serta politisasi SARA.

DPM STKIP Taman Siswa Bima yang juga pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat kampus setempat, Syahrul menyerukan masyarakat khususnya kelompok milenial agar tidak menyia-nyiakan hak memilih dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempat masing-masing terdaftar.

“Tolak Golput dan politisasi SARA dengan mendatangi TPS terdekat untuk mencoblos,” katanya di kampus setempat, Jumat (12/4/2019).

Ia juga menyerukan masyarakat agar menolak segala bentuk politik uang (money politics) dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Sementara itu, mahasiswa lainnya, Fitri juga menyerukan hal yang sama. Ia meminta masyarakat agar menggunakan hak suara dengan mendatangi TPS dan melaksanakan pencoblosan calon pemimpin Indonesia maupun anggota legislatif. 

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu, peserta Pemilu, masyarakat, para relawan pendukung dilarang menggunakan isu SARA dalam kampanye maupun menggunakan fasilitas dan sarana ibadah untuk kegiatan politik. Pun demikian halnya fasilitas pendidikan. [US]