Normalisasi Sungai di Dorompana, Warga Apresiasi Camat dan Kapolsek Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Normalisasi Sungai di Dorompana, Warga Apresiasi Camat dan Kapolsek Dompu

Jumat, 26 April 2019
Saat normalisasi sungai laju tepatnya di lingkungan Dorompana Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB. Jumat (26/4/2019). Foto RIS

Dompu, Berita11.com - Masyarakat Lingkungan Dorompana Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB memberikan apresiasi terhadap kinerja Camat Abd Rahman, S.Sos dan Kapolsek Kota Dompu IPTU Zulharis terkait adanya normalisasi sungai Laju tepatnya di lingkungan mereka.

Masyarakat setempat merasakan senang yang tak terhingga. Pasalnya, sungai tempat pemandian serta pencuncian mereka kini terlihat bersih. Selain itu normalisasi ini juga sangat bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat luas, terutama bagi para petani khususnya So Dorebara, Mbawi dan So Dorocumpa.

Sebelumnya, pekerjaan proyek normalisasi sungai ini ditinggal pergi oleh Dinas Pekerjaan Umum, membuat warga setempat terpaksa melakukan aksi blokade jalan beberapa hari lalu, membuat Camat beserta Kapolsek kota Dompu berjanji bakal dituntaskan sebelum bulan puasa ini.

Salah satu ibu rumah tangga yang merupakan warga setempat Siti Rukayah 51 tahun mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan terlaksananya normalisasi sungai di lingkungan mereka.

"Kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pak Camat dan Pak Kapolsek Dompu yang sudah melakukan normalisasi sungai di tempat kami ini, kami selaku masyarakat sangat bersyukur dan bahagia," ujar dia pada Berita11.com, Jumat (26/4/2019) siang ini.
Setelah dinormalisasi. Foto RIS

Senada disampaikan Ibu rumah tangga lainnya Mujnah Muhtar 55 tahun mengatakan, normalisasi sungai di tempat mereka merupakan kali keduanya ditinggal pergi oleh pemerintah, beruntung, kata dia, ada Camat Dompu Kapolsek Dompu sudah berusaha melakukan normalisasi di tempat mereka.

"Kami merasa bersyukur pada pak Camat dan Kapolsek yang sudah berusaha untuk membantu terhadap lingkungan kami, dulu, pembersihan sungai ditinggal pergi, disini tidak dibersihkan sama pemerintah, sekarang beruntung ada Camat, coba gitu sudah tinggalkan lagi," ujar dia.

Sementara, Kartini 43 tahun, juga ibu rumah tangga warga setempat menginginkan, Agar sampah dan limbah dan sampah agar warga jangan lagi dibuang ke dalam sungai.

"Setelah normalisasi ini, semoga orang-orang yang ada di atas jangan lagi buang sembarang sampah, pempers, kotoran dan lain-lain di dalam sungai, kan sudah ada mobil sampah yang pungut kebersihan, di sini perlu kesadaran kita juga," pintanya. [RIS]