Orang Tua Siswi ini Kaget Anaknya Tetiba Memiliki Ponsel, Ternyata ia Telah Dipretel

Iklan Semua Halaman

.

Orang Tua Siswi ini Kaget Anaknya Tetiba Memiliki Ponsel, Ternyata ia Telah Dipretel

Senin, 08 April 2019
Ilustrasi.


Bima, Berita11.com— Dahlia (bukan nama sebenarnya), gadis belia yang masih duduk di bangkus kelas 2 salah satu SMP di Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima diduga korban pencabulan oleh AG, warga Desa Oi Saro Kecamatan Tambora, Minggu (7/4/2019).

Peristiwa perbuatan asusila yang menimpa Dahlia pertama kali diketahui oleh ibu korban yang curiga anaknya tetiba memiliki android. Karena penasaran, sang ibu menanyakan dari mana Dahlia mendapatkan Ponsel canggih itu.

Orang tuanya menanyakan anaknya, siapa yang punya HP yang selama ini dipegang oleh korban dan dijawab anaknya bahwa HP kepunyaan kakak AG,” ujar Kapolsek Sanggar, IPTU Indra Kila. 

Indra Kila membenarkan pihaknya  peristiwa dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur itu.

Dikatakannya, setelah mendapatkan pengakuan Dahlia, ibu korban terus mendesak dan menginterogasi anaknya. Hingga korba mengaku telah menjadi korban perkosaan AG. Tak sampai di situ, kakak perempuan korban mengambil Ponsel di tangan Dahlia dan membaca satu per satu isi SMS AG yang meminta kembali uang dan Ponselnya karena berselera menyetubuhi korban.

Hal tersebut kemudian memicu kemarahan sebagian besar kerabat korban. Pasca peristiwa keributan di tengah masyarakat, Bhabimkamtibmas Desa Oi Saro, Bripka Aswad menerima informasi terkait dugaan pencabulan anak di bawah umur. Saat peristiwa keributan keluarga korban, AG secara koorperatif datang sendiri mengamankan diri di Mako Polsek Sanggar.

Minggu (7/4/2019) malam, AG dibawa dan diserahkan kepada petugas piket Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bima untuk menghindari amukan massa.

Polisi telah menerima pengaduan kerabat korban atas peristwa dugaan pencabulan terhadap Dahlia (inisial) yang dilakukan AG. [AN]