Setelah Tangkap Pemilik Lima Poket Sabu, Polisi Buru Gembong Narkoba

Iklan Semua Halaman

.

Setelah Tangkap Pemilik Lima Poket Sabu, Polisi Buru Gembong Narkoba

Selasa, 09 April 2019
Kasat Narkoba Polres Bima IPTU Budiman Paringin Angin SH Didampingi Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi dan Dua Anggota Polres Bima Menyampaikan Keterangan di Hadapan Wartawan Terkait Penangkapan Warga atas Kepemilikan Lima Poket Sabu. Kegiatan Berlangsung di Aula Tambora Mako Polres Bima, Selasa (9/4/2019) Siang. Foto US.

Bima, Berita11.com—  Polisi berhasil menangkap pria 37 tahun berinisial UM, warga Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima yang merupakan pemilik lima poket sabu seberat 3,66 gram pada operasi di persimpangan Kecamatan Palibelo sekitar Bandaran Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Senin (8/4/2019) sekira pukul 02.30 Wita.

Dari penangkapan tersebut polisi melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya gembong narkoba karena tangkapan tersebut termasuk kategori besar. Polisi masih memburu pria berinisial ED yang merupakan rekan UM yang sering bertransaksi Narkoba di sekitar Jenamawa Kota Bima.

“Hasil interogasi, sesuai pemeriksaan awal, yang bersangkutan (UM) mendapatkan (lima poket sabu) di jalan Jenamawa Kota Bima. Dia tidak tahu (pemasok) karena dia diantar oleh DPO (pria berinisial ED). Penjualan sekitar wilayah Belo,” ujar Kasat Reserse dan Narkoba Polres Bima, IPTU Budiman Perangin Angin SH didampingi Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi saat konferensi pers Polres Bima di Aula Tambora Polres setempat, Selasa (9/4/2019) siang.

IPTU Budiman menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan urin terhadap UM yang memiliki lima poket sabu tersebut memang dinyatakan negatif. Namun polisi menangkap tangan pria tersebut bersama barang bukti dan pelaku mengakui kepemilikan barang bukti yang telah diamankan polisi tersebut dan mengakui sebagai pengedar barang haram tersebut. Atas kasus tersebut, polisi menetapkan UM sebagai kategori pengedar.

“Dari tes urin tidak memang tidak menggunakan Narkoba. Tapi dia mengakui sebagai pengedar Narkoba, dari sebulan yang lalu sering melakukan transaksi,” katanya.

Foto Bersama Kasat Res Narkoba Polres Bima dan Kasubag Humas Polres Bima dengan Wartawan Usai Konferensi Pers di Aula Tambora Polres Bima, Selasa (9/4/2019) Siang. Foto US.
Menurut IPTU Budiman, UM merupakan pria yang telah lama menjadi target operasi polisi. Atas perbuatan dan kepemilikan narkotika itu, warga Desa Renda tersebut dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 junto  pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara,” ujarnya.

Polisi masih memburu DPO berinisial ED dan melakukan pengembangan berkaitan gembong Narkoba tersebut.

Budiman mengimbau masyarakat agar membantu aparat dengan memberikan informasi terkait keberadaan pemakai maupun pengedar atau gembong Narkoba. “Imbauan  kami, mohon kerjasama dari masyarakat kiranya dapat membantu memberikan informasi dalam rangka memberantas Narkoba,” imbau IPTU Budiman. [US]