Warga Kembali Blokade Jalan, Camat Dompu: Normalisasi Sungai Laju Tuntas Sebelum Puasa

Iklan Semua Halaman

.

Warga Kembali Blokade Jalan, Camat Dompu: Normalisasi Sungai Laju Tuntas Sebelum Puasa

Senin, 22 April 2019
Camat Dompu Abdul Rahman, S.Sos saat memadamkan api dari ban bekas yang dibakar oleh massa aksi di tengah jalan. Foto RIS 

Dompu, Berita11.com - Warga Lingkungan Dorompana Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB, kembali melakukan aksi blokade jalan. Hal ini dilakukan atas ketidak puasan terhadap pemerintah yang melakukan normalisasi sungai laju dinilai tidak menyeluruh.

Aksi blokade jalan dilakukan sejumlah warga setempat ini, menyita perhatian sejumlah pihak, hingga Camat Dompu Abdul Rahman, S.Sos turun langsung menyikapi atas tuntutan massa aksi, Senin (22/4/2019) siang.

Abdul Rahman saat menemui massa aksi di lokasi pihaknya berjanji, sebelum masuk bulan suci Ramadhan bakal menuntaskan normalisasi sungai laju khususnya di lingkungan setempat yang ditinggal pergi oleh pekerja sebelum penyoblosan pileg dan pilpres beberapa hari lalu.

"Berhubung alat berat yang besar itu tidak bisa masuk di sini, akhirnya pihak PU sudah mengajukan permohonan ke Kodim (1614/Dompu) meminta alat yang kecil untuk di sini, besok atau lusa alat itu akan masuk, jadi sebelum puasa normalisasi ini sudah selesai," isaratnya.

Menurut Abdul Rahman, eksavator milik Kodim 1614/Dompu tersebut, saat ini tengah berada di Kecamatan Manggelewa yang  digunakan untuk mengerjakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di desa Lanci Jaya bulan lalu.
Camat Dompu, Kapolsek Kota dan anggota dari kepolisian resor dompu. Foto RIS

"Insya Allah, saya sebagai jaminannya, saya tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi ini kebutuhan masyarakat," janji Camat Dompu di hadapan puluhan warga yang melakukan blokade jalan.

Sementara, Kapolsek Kota Polres Dompu IPTU Zulharis memberikan arahan terhadap warga bahwa pihaknya beserta pemerintah untuk berusaha agar bisa mendatangkan eksavator yang dimaksud.

"Satu-satunya alat berat yang berukuran kecil yang bisa masuk di sini hanya milik Kodim saja, jadi kami beserta Pemerintah Camat saat ini sedang berupaya bagaimana alat itu bisa datang sekarang atau besok," arahan Kapolsek Kota Dompu.

Akhirnya warga pun menyepakati dengan perjanjian tersebut, kemudian sekira pukul 13.00 Wita, warga membuka kembali jalan dan dibantu Camat Dompu, Kapolsek Kota, dan sejumlah anggota dari Kepolisian Resor Dompu dan arus lalu lintas kembali normal.

Sebelumnya, aksi blokade jalan ini menggunakan kayu, batu dan diwarnai dengan pembakaran ban bekas sehingga arus lalulintas jalur Mbawi mengalami lumpuh total. [RIS]