Babak Baru Kasus Try Out Kabupaten Bima

Iklan Semua Halaman

.

Babak Baru Kasus Try Out Kabupaten Bima

Senin, 13 Mei 2019
Kapolres Bima, AKBP Bagus S Wibowo, S.I.K. Foto Ahmad Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Polisi menetapkan status Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Hj Jubaidah S.Pd, M.Si sebagai tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) dana try out di UPTD Dinas Dikbudpora Kecamatan Bolo, tahun 2018 silam.

Kapolres Bima, AKBP Bagus S Wibowo, S.I.K, selama pemanggilan oleh pihak kepolisian, istri Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bima tersbut selalu mangkir. Untuk itu, polisi kembali mengagendakan pemanggilan kembali Hj Jubaidah.

“Setelah pemanggilan sebelumnya tak hadir karena alasan sakit polisi kembali menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap yang bersangkutan pekan depan untuk dilakukan pemeriksaan ulang terkait dengan kasus tidak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Kapolres Bima, AKBP Bagus S Wibowo, S.I.K saat konferensi pers di Mako Polres Bima, Sabtu (11/5/2019) lalu.

Diisyaratkan Bagus, polisi akan melibatkan tim dokter untuk memeriksa kesehatan Hj Jubaidah. Saat dipanggil sebagai saksi, pengecara tersangka memberikan surat keterangan sakit kliennya.

“Alasanya tak memenuhi panggilan karena alasan sakit. Maka dari itu kepolisian akan mengirim tim dokter untuk memeriksa tersangka memastikan apa benar tersangka betul-betul sakit hingga tidak hadir memenuhi undagan dari kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya polisi telah menetapkan Kabid Dikdas Dinas Dikbupora Kabupaten Bima tersebut sebagai tersangka dalam kasus pungutan liar try out tahun 2018. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah memenuhi unsur hukum yang kuat dan didukung seluruh bukti-bukti yang didapatkan melalui penyidikan.  

Kapolres Bima mengisyaratkan,  dalam kasus tersebut tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang ikut terlibat dalam tidak pidana korupsi itu. “Maka dari itu kami akan dalami kasus ini sampai bisa terang,” katanya. [AD]