BAZ dan Pemerintah Kecamatan Woha Gelar Rpat Pengumpulan Zakat Fitrah

Iklan Semua Halaman

.

BAZ dan Pemerintah Kecamatan Woha Gelar Rpat Pengumpulan Zakat Fitrah

Selasa, 07 Mei 2019
Rapat Rencana Pengumpulan Zakat Fitrah dan Zakat Padi oleh BAZ Kecamatan Woha di kantor Camat Woha, Senin (6/5/2019). 


Bima, Berita11.com— Badan Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Woha dan pemeritah kecamatan setempat menggelar rapat persiapan pengumpulan zakat fitrah dan zakat padi, Senin (6/5/2019). Sesuai yang dibahas dalam rapat, nilai zakat fitrah tetap sama seperti tahun sebelumnya, Rp25 ribu.

Ketua BAZ Kecamatan Woha, Syafruddin Amin mengatakan,  beberapa syarat penting saat menyetor zakat di antaranya harus dilengkapi nama atau daftar muzakki ( pemberi zakat ) serta nama-nama ( mustahik ) penerima zakat .

“Di sini akan terbagi  beberapa syarat atau program yang harus diperuntukan, di antaranya rumah tidak layak huni, jamban warga prioritas miskin,” katanya.

Dikatakannya, sesuai rencana BAZNAS Kabupaten Bima, akan memberikan beasiswa kepada satu siswa yang sekolah di tsanawiah. Prioritasnya anak tidak mampu atau tidak pernah mendapat PKH dari Dinas Sosial. “Kelompok produktif di sini akan diuji kelayaknnya dan perkelompok akan ada 10 orang,” katanya.

Sementara Camat Woha, Irfan DJ SH mengatakan,  berkaitan zakat dan infak, pihaknya mengajak masyarakat dan para tokoh memberikan pemahaman kepada msyarakat untuk mengeluarkan zakat.

“Lakukan upaya agar memberikan Kultum khusus sebelum taraweh dan silakan sentuh di bidang zakat karena masih banyak masyarakat yang belum paham, juga sadar terhadap zakat dan kelebihan hartanya,” katanya.

Dikatakannya, apabila perolehan zakat banyak, maka otomatis program BAZ bisa ditingkatka. Zakat  terdapat beberapa jenis sesuai  bidang usaha seperti pertanian meliputi usaha garam, budidaya bandeng, padi, bawang, jagung dan jenis lain.

“Zakat fitrah keluarga kita ini tidak sia-sia. Mari kita arahkan masyarakat untuk paham terkait 8 asnaf ini. Karena banyak masyarakat yang membawa zakatnya ke dukun beranak, nenek sendiri itu bukan arah yang tepat dan  perlu kita luruskan. Masyarakat bukan tidak membawanya tetapi kurang memahami, mudah-mudah di tahun 2019 ini makin naik sehingga program BAZNAS nanti bisa meluas,” harap Camat Woha.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar mamaknai ibadah puasa 1440 Hijriah dengan melaksanakan ibadah.  Selain itu, tidak berfoya-foto dalam membeli mercon maupun jenis peledak lainnya. Karena akan merugikan diri sendiri serta mengganggu ibadah taraweh.  

“Untuk kegiatan safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Bima akan melaksanakan safari di Masjid Raodatul Jannah Desa Kalampa, yang diawali buka puasa bersama di rumah dinas camat  pada hari Rabu tanggal 08 Mei dan akan dihadiri oleh pemerintah daerah, kecamatan,” katanya. [AD]