Berawal dari Kasus KDRT, Polisi Malah Temukan Senpi Rakitan Jenis Revolver Milik Pelaku

Iklan Semua Halaman

.

Berawal dari Kasus KDRT, Polisi Malah Temukan Senpi Rakitan Jenis Revolver Milik Pelaku

Kamis, 30 Mei 2019
Terduga pelaku dan Barang bukti satu pucuk Senpi jenis Revolver dan satu butir amunisi peluru tajam aktif Kal. 5,56 MM yang berhasil diamankan. Foto ist

Dompu, Berita11.Com - Seorang ibu rumah tangga berinisial SS 44 tahun warga Dusun Wawo, Desa Cempi Jaya Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu NTB, mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kiri dan luka bengkak di bagian kepala akibat dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya SR, pada Selasa (28/5/2019) malam.

Atas pertiswa yang dialaminya, malam itu juga sekira pukul 22.00 Wita korban melaporkan ke Mapolsek setempat dengan Laporan Polisi Model A. teregistrasi Nomor : LP/16/V/2019/NTB/RES.DOMPU/SEK.HU'U, tertanggal 28 Mei 2019.

Berawal dari kasus tersebut anggota piket Mapolsek Hu'u Polres Dompu yang dipimpin KSPKT III AIPTU H. Ahmad M. Saleh, malam itu juga sekira pukul 01.00 Wita dini hari, mendatangi rumah pelaku di desa tersebut untuk melakukan penangkapan.

Saat dilakukan penangkapan polisi malah berhasil menemukan sebuah Senjata Api (Senpi) rakitan jenis Revolver dan satu butir amunisi atau peluru tajam aktif, Kal.5,56 MM diduga milik pelaku.

Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kapolsek Hu'u IPTU Balok Suswantoro melalui Kasubbag Humas Polres Dompu, IPTU Sabri, SH mengatakan, peristiwa dialami korban KDRT, berawal dari pelaku tiba di rumahnya dalam keadaan mabuk kemudian korban menyuruh pelaku untuk mengembalikan uang yang dipinjamnya dulu untuk membeli mobil namun pelaku tidak menerima.

"Pelaku tidak terima permintaan korban, kemudian pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan dan kipas angin mengenai di bagian pelipis dan kepala korban sehingga korban mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kiri dan luka bengkak di bagian kepala," ungkap Sabri.

Yang berkaitan dengan Senpi rakitan, lanjut Sabri, pelaku memang sudah lama miliki dan menguasainya dan anggota mendapatkan informasi tersebut berawal dari keterantan korban bahwa pelaku menyimpan satu buah Senpi di dalam kamarnya, korban merasa ketakutan karena khawatir akan di tembak. Informasi itu juga diperkuat dengan adanya laporan masyarakat.

"Setelah sampai di rumahnya, anggota menemukan pelaku dalam keadaan tidur, kemudian anggota mengamankan pelaku. Sesuai keterangan korban beserta informasi masyarakat bahwa pelaku memiliki Senpi, anggotapun melakukan penggeledahan di kamar pelaku dan pada saat dilakukan penggeledahan di lemari pakaian pelaku, anggota berhasil menemukan satu pucuk Senpi rakitan dan satu butir peluru," terangnya.
Senpi rakitan barang bukti milik pelaku yang berhasil diamankan. Foto ist

Dikatakan Sabri, terduga pelaku beserta barang bukti kemudian digiring ke Mapolsek Hu'u guna dilakukan proses lebih lanjut, dari hasil interogasi terhadap pelaku bahwa Senpi tersebut didapatkan dari seorang temannya.

"Dari keterangan pelaku, dirinya mengaku mendapatkan Senpi rakitan beserta amunisi tersebut dari temannya yang berasal dari Desa Rasabou, Kecamatam Hu'u," kata Sabri. [RIS]