Bloakde Jalan Terus, Kali ini Desak Segera Tangkap Pelaku Pencabulan

Iklan Semua Halaman

.

Bloakde Jalan Terus, Kali ini Desak Segera Tangkap Pelaku Pencabulan

Sabtu, 04 Mei 2019
Kapolsek Woja IPDA Rusdi, SH saat negosiasi dengan perwakilan massa aksi blokade jalan. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Belum sampai 1 X 24 jam blokade jalan dibuka tepatnya di Cabang Cakre, Kelurahan Kandai Dua, bahkan di Desa Ranggo Kecamatan Pajo, hingga saat ini masih melakukan hal yang sama, lantaran dinilai ada kecurangan dalam proses penyelenggaraan pemilu 2019.

Blokade jalan kali ini yang dilakukan sejumlah warga Lingkungan Ncera Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB Sabtu, (4/5/2019) siang, mendesak aparat kepolisian agar segera tangkap pelaku percobaan perkosaan (pencabulan) disertai kekerasan dialami wanita berusia lebih kurang 16 tahun inisial LKW warga Kelurahan Simpasai.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Heri Kiswanto (Kiss) mengatakan, Proses hukum kasus ini dari Mapolsek Woja hingga saat ini tidak pernah ada penyelesaianya, sehingga mereka melakukan blokade jalan.

"Kami selaku aliansi masyarakat simpasai meminta kepada Kapolres Dompu agar segera menyelesaikan kasus percobaan pemerkosaan terhadap warga kami," teriak dia dalam orasinya saat melakukan blokade jalan.
Suasana pembukaan blokade jalan lintas Dompu-Sumbawa. Foto ist

Dikatakan pria pemilik akun Facebook Proletariat Kiss ini, Jika tuntutan mereka tidak diindahkan pihak Mapolsek Woja atau pun pihak penegak hukum yang ada di Kabupaten Dompu, mereka akan terus blokade jalan.

"Pelaku yang diduga masih bebas berkeliaran, dan Polsek Woja sedikitpun tidak menangkap atau memanggil untuk diperiksa dan Kami menyatakan bahwa Kapolsek Woja ada main mata atau menutupi kasus ini agar tidak di bawa kerana hukum," ujar Kiss.

Sekira pukul 11.45 Wita Kapolsek Woja IPDA Rusdi SH, turun ke lokasi untuk menemui massa aksi dan menyampaikan bahwa pihaknya berjanji dalam waktu 1 X 24 jam tuntutan tersebut segera bertindak dan mengurusnya.

"Kasih saya waktu untuk melakukan penyelikan kasus ini dulu, saya akan mengumpukan para saksi untuk dimintai keteran kemudian dari hasil pengakuan para saksi saya akan melakukan penangkapan. Dan dalam limit watu satu kali 24 jam kami harus bisa menangkap pelaku," ucap Kapolsek IPDA Rusdi.

Setelah melakukan negosiasi antara kedua belah pihak dan disepakati, kemudian warga kembali membuka jalan. Namun sebelumnya arus lalu lintas jalan lintas Dompu-Sumbawa mengalami lumpuh total. [RIS]