Diduga Di-PHP PT Mandala Finance, Seorang Pria di Dompu Mengaku Kecewa

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Di-PHP PT Mandala Finance, Seorang Pria di Dompu Mengaku Kecewa

Sabtu, 18 Mei 2019
PT Mandala Finance di Kelurahan Bada Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Seorang pria Muhammad Sidik warga Lingkungan Sawete Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu NTB, mengaku merasa kecewa dengan pelayanan PT Mandala Finance. Pasalnya, pria yang disapa akrab Bang Yogi ini diduga di-PHP-in (Pemberi Harapan Palsu) oleh pihak perusahaan tersebut.

"Saya merasa kecewa dan keberatan terhadap PT Mandala yang bertempat di Kelurahan Bada itu, saya sudah melalui prosedur, mulai dari tahap demi tahap pada akhirnya aku diPHPin," ungkap dia pada Berita11.com, Sabtu (18/5/2019) siang, di taman Kota Dompu.

Menurut pria pemilik akun Facebook Bang Yogi ini, pihaknya ingin meminjam modal dengan persyaratan BPKB Motor sebagai jaminan, bahkan pihaknya telah mengurus semua bahan hampir 10 rangkap sesuai prosedur dan pihak perusahan sendiri telah menyetujui dan diperbolehkan namun pada akhirnya setelah mengurus semua berkasnya hanya iming-iming saja.

"Saya telah melengkapi semua berkas saat itu juga dan melakukan penandatanganan hampir 10 rangkap sampai tim survey datang ke tempat kami dan melakukan foto rumah serta motor itu. Pemahaman kami dengan semua berkas ini sudah mencapai 90 persen dan uangnya akan terealisasi," terang dia.

Sebelumnya, pihaknya telah koordinasi terlebih dahulu bahwa motor miliknya bernomor plat di luar daerah Provinsi NTB, kemudian pihak perusahan tersebut mengatakan diperbolehkan.

"Saya mendatangi kantor itu guna menanyakan berkas yang saya masukan, di sana saya dapat jawaban bahwa nama saya belum dapat input dalam komputer mereka, yang menyakitkan lagi, petugas kasirnya bilang bahwa pencairan kredit saya tidak dapat dilanjutkan," cerita dia sedikit tanda tanya.

Ia menyebutkan, salah seorang pelayan atas nama Tika yang kebetulan pelayan yang pernah dia tanya terkait sepeda motor miliknya yang berplat di luar daerah kemudian pelayan tersebut mengatakan boleh.

"Perusahan PT Mandala ini saya merasa ditipu, kalau memang tidak bisa menggunakan plat motor di luar daerah provinsi mereka harusnya kasih tahu lebih awal, saya merasa dibohongi," kesal dia.

Dikatannya, sebelum ada korban lain, pihaknya berharap terhadap pihak PT Mandala Finance jangan lagi ada PHP terhadap masyarakat dompu pada umumnya.

"Saya berbicara ini bukan provokasi terhadap pelanggan lain, saya hanya menceritakan apa yang saya alami karena saya merasa kecewa bangat terhadap pelayanan PT Mandala ini, saya berharap jangan sampai ada lagi masyarakat lain yang ditipu," harapnya.

Sementara, salah satu pelayan bagian koordinator Marketing PT. Mandala Finance cabang Dompu, Elsya mengklarifikasi dalam kolom komentar yang di-posting bang Yogi pada poin keempat mengatakan, pihaknya memang tidak bisa melanjutkan berkasnya, belum tahu persis alasannya kenapa.

"Hasil keputusan komite kredit bahwa pemohon an: Muhamad Sidik adalah over finance, bukan persoalan plat motor diluar daerah sehingga permohonan tersebut tidak bisa diproses lebih lanjut," tulis dia. [RIS]