Gugurnya Ratusan Pahlawan Demokrasi, HMI Cabang Dompu Menabur Bunga

Iklan Semua Halaman

.

Gugurnya Ratusan Pahlawan Demokrasi, HMI Cabang Dompu Menabur Bunga

Jumat, 17 Mei 2019
Suasa tabur bunga dilakukan pengurus HMI Cabang Dompu di Kantor KPU Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Dengan gugurnya pahlawan demokrasi yang tercatat sebanyak 554 orang. Pelaksana tugas (PLT) Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PH-HMI) mengintruksikan kepada semua cabang-cabang HMI di daerah untuk melakukan tabur bunga di kantor-kantor Komisi Pemilihan Uumum (KPU) setempat.

Hal ini dilakukan Ketua umum HMI Cabang Dompu Caca Handika beserta sejumlah anggotanya di kantor KPU Kabupaten Dompu, Jumat (17/5) pagi, sebagai bentuk dari belasungkawa atas meninggalnya penyelenggara Pemilu serentak 2019.

Ketua umum HMI Cabang Dompu Caca Handika mengatakan, tabur bunga ini sebagai bentuk rasa belasungkawa atas meninggalnya petugas KPPS atau penyelenggara Pemilu 2019 dan sebagai wujud keprihatinan mendalam mereka sesuai instruksi Ketua PB HMI.

"Pesta demokrasi yang kerap dimaknai sebagai pesta rakyat namun kembali menimbulkan duka yang mendalam," ujar Caca.
Usai melakukan tabur bunga. Foto ist

Menininggalnya kelompok penyelenggara pemilu pada pemilu serentak 2019, lanjut Caca adalah merupakan tragedi yang sangat memilukan sepanjang sejarah perjalanan demokrasi di indonesia.

"Sekelumit persoalan tersebut yang tak kunjung memberikan kepastian dan adanya penyelesaian terhadap persoalan-Persoalan tersebut adalah hal yang turut sesali oleh PB-HMI," katanya.

Ia menyebutkan, mereka yang gugur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut sebagai korban demokrasi.

"Penghormatan dan penghargaan yang sebesar-besarnya patut diberikan kepada mereka pejuang demokrasi yang gugur demi sukses dan lancarnya proses berjalanya pesta demokrasi kita pada pemilu 2019 kemarin," imbuhnya.

Menurut dia, Bernegara dan berdemokrasi adalah ibarat dua mata koin yang tidak bisa terpisahkan satu dengan lainnya, sehingga menjaga serta merawat NKRI secara utuh dan baik maka sudah tentu dan pasti menjaga serta merawat sukses dan jalanya pesta demokrasi tanpa luka dan duka.
Saat melakukan orasi sambil bertabut bunga di kantor KPU Dompu. Foto ist

"Penghormatan terhadap kemanusiaan dan hak dasar warga negara tentu menjadi indikator maju dan semakin stabil dan berkualitasnya sebuah negara, terutama indonesia sejak reformasi mengaminkan demokrasi sebagai sistem dalam bernegara agar terawat nilai kemanusiaan dengan tepat dan baik sebagai bagian dari masyarakat indonesia kami menyadari bahwasannya duka mereka (keluarga korban, red) adalah luka, duka, pilu dan kehilangan kita bersama," pungkasnya.

Berikut beberapa pernyataan sikap secara resmi dari HMI
1. Menyampaikan belasungkawa kepada 554 korban penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. 2. Mendorong bentuknya tim investigasi pencari fakta yang independen atas meninggalnya 554 penyelenggara pemilu, serta merekomendasikan lembaga kesehatan mahasiswa islam (LKMI) untuk terlibat aktif dalam tim investigasi tersebut. 3. Mendorong untuk segera mengevaluasi secara total penyelenggaraan pemilu 2019.

Dikatakan Caca, dalam waktu dekat HMI di seluruh Indonesia bakal melakukan demonstrasi serentak. "Dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi serentak di seluruh cabang se-Indonesia atas Instruksi dari PB-HMI," isyaratnya. [RIS]