Kapolres Dompu Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketakwaan dan Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadan

Iklan Semua Halaman

.

Kapolres Dompu Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketakwaan dan Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadan

Senin, 20 Mei 2019
Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, S.IK,M.IK. Dokumentasi Poris

Dompu, Berita11.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dompu, AKBP Erwin Suwondo, S.IK,M.IK melalui Kasubbag Humas IPTU Sabri, SH mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Dompu lebih khusus umat muslim agar tingkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT serta mengimbau pada masyarakat untuk sama-sama menjaga Kamtibmas yang kondusif.

Himbauan ini disampaikan Sabri saat melakukan Strong poin aktif atau pengaturan lalulintas jelang buka puasa dan pengamanan bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Minggu (19/5/2019) malam.

Menurut Erwin, Ramadan merupakan bulan penuh hikmah dan sebagai Wahana bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Mari kita manfaatkan momen bulan suci Ramadan 1440 Hijriah ini untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon ampunannya bersihkan hati, jernihkan pikiran, sucikan amal perbuatan, jangan mengikuti hawa nafsu dan jauhkan segala bentuk yang menodai kesucian bulan ramadan dan yang mengganggu Kamtibmas," ajaknya.

Tak hanya itu, Erwin juga menghimbau terhadap pemuda atau remaja yang trak-trakan melempar dan membunyikan mercon, lebih-lebih yang mengganggu keamanan dan kenyamanan dalam beribadah, apalagi pada bulan yang penuh pengampunan ini. Untuk itu, diharapkan terhadap orang tua untuk lebih memperhatikan dalam setiap pergaulan mereka.

"Dimohon kepada seluruh orang tua agar lebih mengawasi terhadap anak-anaknya, Jangan sampai keluyuran sampai larut malam karna ada diantara anak remaja tanggung atau kalangan pelajar tingkat SMP sudah pandai merokok di Taman Kota dan sekitar Pendopo," terang dia.

Kapolres kembali mengajak warga agar selalu memperhatikan lingkungan, terutama lingkungan sosial dalam pergaulan mereka sehingga terjadi terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama yang bikin merusak mental generasi bangsa.

"Jangan sampai anak-anak kita salah pergaulan sehingga terjadi kenakalan remaja seperti perbuatan asusila dan tidak bermoral, saling panah, perkelahian, miras dan Narkoba," tandasnya. [RIS]