Mantan Ketua BEM UMMAT Imbau Masyarakat Bersabar Menunggu Hasil Rekapitulasi KPU

Iklan Semua Halaman

.

Mantan Ketua BEM UMMAT Imbau Masyarakat Bersabar Menunggu Hasil Rekapitulasi KPU

Rabu, 01 Mei 2019
Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Mataram, Adi Ardiansyah.


Matara, Berita11.com— Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Univesitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang juga pengurus BEM PTMI dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Mataram, Adi Ardiansyah menyerukan masyarakat agar bersabar menunggu hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Adi Ardiansyah, kendati pascapencoblosan 17 April 2019 lalu beberapa lembaga survei telah merilis hasil penghitungan cepat (quick count), namun bukan sebagai parameter yang mutlak untuk para simpatisan, relawan dan tim sukses masing-masing Paslon untuk saling menglaim kemenangan secara sepihak.

“Karena ketentuan yang berlaku dan amanat konstitusipun telah memandatkan kepada Komisi Pemilihan Umum  sebagai penyelenggara pesta demokrasi rakyat terbesar di negeri ini,” ujarnya kepada Redaksi Berita11.com, Rabu (1/5/2019).

Sebagai mahasiswa dirinya melihat konstelasi politik nasional kian mendekati klimaks. Hal itu juga terjadi di berbagai daerah seluruh Indonesia.

Dikatakannya, sebagai warga negara yang baik dan taat terhadap prosedur Pemilu (rule of game) harus bisa menahan diri dan bersabar menunggu hasil pleno atau real count KPU setiap kabupaten, kota, provinsi hingga KPU RI, bukan sebaliknya.

“Tugas kita sekarang sama-sama mengawal, mengontrol, memastikan, dan menjamin stabilitas Pemilu tetap terjaga, dengan cara memberikan edukasi positif kepada masyarakat ke bawah untuk tetap optimis dan yakin dengan sikap politik yang telah mereka tentukan dari awal,” katanya.

Selain itu, katanya,  semua pihak wajib mendorong integritas penyelenggara Pemilu sebagai motivasi dan dukungan dari rakyat. Bahwa mereka bekerja dan mengabdi untuk bangsa ini secara ikhlas dan jujur.

“Dengan hal demikian solidaritas demokrasi kita akan tetap terjaga dan kuat, tidak bisa diintimidasi oleh kepentingan beberapa orang atau sekolompok golongan tertentu, sebab demokrasi hari ini adalah pesta rakyat untuk keberlangsungan cita-cita generasi yang akan datang,” katanya.

Ditambahkannya, masyarakat dan peserta, pendukung Paslon harus memberikan dukungan kepercayaan (trust) kepada penyelenggara Pemilu khususnya KPU RI agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. 

“Salah satu cara kita membatasi berbagai isu yang sedang berkembang hari ini, tentunya dengan memberikan kepercayaan (trust) sepenuhnya kepada pihak penyelenggara Pemilu (KPU RI),” ujarnya. [US]