Modus Pinjam Uang Puluhan Juta untuk Proyek, Tenaga Ahli PSD Dilaporkan Kasus Penggelapan

Iklan Semua Halaman

.

Modus Pinjam Uang Puluhan Juta untuk Proyek, Tenaga Ahli PSD Dilaporkan Kasus Penggelapan

Kamis, 09 Mei 2019
Warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga, Jumrah saat Menyampaikan Laporan Pengaduan kepada Petugas Piket Polres Bima, Rabu (8/5/2019). 


Bima, Berita11.com— Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA PSD) berinisial M dilaporkan Jumrah, warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima kepada Polres Bima atas kasus dugaan penggelapan dan penipuan uang Rp60 juta.

Sesuai laporan pengaduannya yang teregister di Polres Bima, Jumrah mengungkapkan, kasus dugaan penggelapan tersebut berawal saat terlapor yang merupakan warga Desa Tambe Kecamatan Bolo itu mendatangi kediamannya di RT11/04 Desa Bolo Kecamatan Madapangga. Awalnya terlapor meminjam uang Rp500 ribu, kemudian M kembali menelpon dan mendatanginya untuk meminjam uang Rp90 juta.

“Alasannya untuk modal proyek totalnya Rp90 juta. Uang tersebut saya berikan kepada terlapor secara bertahap,” katanya.

Diakui wanita kelahiran 1987 ini, terlapor sempat mengembalikan uang miliknya sebesar Rp30 juta dari total Rp90 juta yang dipinjam. Selanjutnya, sisa uang Rp60 juta akan dikembalikan dalam tempo 24 bulan atau dua tahun secara bertahap dicicil Rp2.500.000 per bulan. Hal tersebut tertuang dalam surat perjanjian yang ditandatangani M. Namun hingga kini Tenaga Ahli PSD itu tidak pernah mencicil uang pinjamannnya sebagaimana perjanjiannya.

“Akibat kejadian tersebut saya mengalami kerugian Rp60 juta,” ungkapnya.

Adapun berkaitan laporan pengaduannya tentang penipuan dan penggelapan, Jumrah memiliki tiga saksi yang melihat dan mengetahui peristiwa tersebut dan telah disampaikan dalam laporan pengaduannya kepada petugas Polres Bima.

Berkaitan laporan pengaduan tersebut, M belum berhasil dikonfirmasi dan Berita11.com masih berupaya melakukan konfirmasi. [AD]