Musdes RKPDes Tahun 2019, Desa Madaprama Prioritaskan Bronjong

Iklan Semua Halaman

.

Musdes RKPDes Tahun 2019, Desa Madaprama Prioritaskan Bronjong

Sabtu, 11 Mei 2019
Sungai yang direncanakan untuk pasang brojong. Foto RIF

Dompu, Berita11.com -  Desa Madaprama Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB melaksanakan musyawarah desa (Musdes) penetapan Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (RKPdes) untuk tahun 2019.

Musdes RKPDes ini telah berlangsung di Aula Kantor Desa setempat pada Sabtu (11/5/2019) pagi, dihadiri para perangkat desa dan Unsur BPD. Hadir pula unsur masyarakat serta para pendamping desa.

Acara Musdes dipimpin Kepala Desa Madaprama Suradin S.Pd dan ditetapkan daftar usulan kegiatan yang diprioritaskan untuk dikerjakan pada tahun 2019 ini. Salah satunya adalah Bronjong.

Kepala Dusun Sori Fo'o, H. Naharuddin mengatakan, yang harus diprioritaskan untuk tahun ini adalah baronjong yang terletak di Dusun Sori Fo'o, karena menurut dia, setiap tahun dusun tersebut adalah salah satu dusun sasaran banjir.

"Kalau tidak diantisipasi dengan cepat khawatirnya rumah warga akan runtuh dan longsor disebabkan banjir kiriman dari gunung donggo Sumba, So Sorimanggonggi, gunung tekasire dan So Dungga. Sementara posisi rumah warga tidak jauh dari tebing itu," ungkap Naharuddin.

Terpisah, Kades Madaprama Suradin mengatakan, bagian dari program RKPDes tahun ini adalah memprioritaskan bronjong sehingga ditetapkan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan pemasangan bronjong sesuai hasil kesepakatan dalam Musdes.

"Bronjong berlokasi Dusun Sori Fo'o sekitar 65 M dengan nilai Anggaran Rp. 200 Juta dari dana DD 2019," jelasnya saat ditemui di rumahnya sore tadi.

Suradin mengakui, bahwa ditempat tersebut memang rawan longsor dan banjir kiriman meluap ke satu titik itu, kalau dibiarkan lama kelamaan pemukiman warga yang ada di sekitar bantara sungai itu akan terbawa arus banjir.

"Kami dari Pemerintah Desa melakukan program prioritas baronjong di Dusun Sori Fo'o karena saya menilai setiap tahun Dusun di situ salah satu dusun sasaran banjir," terangnya. [RIF]