Pipa Air Bersih Dirusak Oknum tak Bertanggungjawab, Pemdes Serakapi Geram

Iklan Semua Halaman

.

Pipa Air Bersih Dirusak Oknum tak Bertanggungjawab, Pemdes Serakapi Geram

Selasa, 14 Mei 2019
Pipa yang sengaja dirusakin oknum yang tidak bertanggungjawab. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Sedikitnya 10 titik pipa dan sejumlah item perlengkapan yang dipergunakan untuk penyaluran air bersih khususnya Desa Serakapi Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB, diduga kuat sengaja dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Akibatnya, masyarakat yang lebih dari 2.000 jiwa yang ada di desa itu sering mengalami kemacetan air bersih. Hal ini membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Serakapi merasa geram atas ulah tersebut.

Menurut Sekdes Serakapi A. Rafik, S.Pd, saat dihubungi Berita11.com via pesan WhatsApp pada Selasa (14/5/19) sore ini. Pengerusakan itu bukan kali pertamanya. Namun, ini merupakan kesekian kalinya dan tak tanggung-tanggung pipa yang berukuran besar itu sengaja dibacok hingga pecah.

"Kali ini, pengerusakan sejak masuk bulan puasa, sudah satu Minggu, selama ini, kita selalu disibukan dengan perbaiki pipa yang dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab. Selan 2 sampai 3 hari pipa yang diperbaiki macet lagi dengan kejadian yang sama," ungkapnya.
Staf Desa Serakapi Idham saat perbaiki pipa bocor. Foto ist

Rafik menjelaskan, selain pengerusakan ada beberapa warga desa tetangga yakni Desa Saneo yang sengaja mengambil air tersebut dengan cara bocorkan pipa berukuran selang untuk dipasangkan.

"Dilihat dari jenis kerusakan juga bahwa ada sebagian oknum warga ada tiga titik kerusakan yang diambil langsung oleh warga tetangga dengan menggunaka selang," jelas Rafik.

Hingga saat ini, lanjut Rafik, Pemdes tersebut masih dalam tahap proses perbaikan. Dan ia isyaratkan akan bersurat ke Desa Saneo agar mengambil sikap atas apa yang sudah dilakukan warganya sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Meski sebelumnya, kata dia, pihaknya telah melakukan peneguran dengan cara lisan.

"Selama ini kita cuman teguran secara lisan. Tapi karena melihat kondisinya saat ini, kita akan buat surat untuk desa itu (Saneo, red) terkait masalah warganya tersebut, agar ditindak lanjut oleh Pemdesnya," isarat dia.

Ia menyebutkan, pihaknya selaku pemerintah desa berharap adanya kerja sama yang baik serta tidak ada lagi kejadian semacam itu karena mengingat ribuan jiwa kehidupannya ketergantungan dari sumber air tersebut.
Suasana perbaikan pipa yang diduga dirusakin oleh oknum tidak bertanggungjawab. Foto ist

"Semoga tidak ada lagi tindakan semacam ini dan ada kerja sama yang baik antara dua desa agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," harapnya.

Sementara, staf desa lainya, Idhar, M.S mengatakan, bentuk dari rasa kepedulian terhadap kebutuhan masyarakatnya. Pihaknya terus melayani warganya agar mendapatkan kesejahteraan.

"Selama satu minggu ini macet, oleh karna itu kami membagi tugas di beberapa titik kelemahan air itu, ada sebagian dari gunung pusat air dan sebagian yang cek di jalur perpipaan saya sendiri yang tunggu mengalirnya di bank induk so jawaria," ujarnya.

Dia memberikan warning secara tegas terhadap oknum tersebut untuk tidak mengambil tindakan yang dapat mengancam kehidupan warganya. Apalagi peristiwa ini telah berulang kali.

"Perlu kami sampaikan kepada warga atau oknum yang tidak bertanggung jawab ini agar bisa jaga kelancaran air kami, jangan semenang-menang ambil tindakan atau ganggu air kami karna kita sudah pisah desa maupun jalur air minum," tegas dia. [RIS]