PT Jasaraharja Imbau Masyarakat Taati Peraturan Lalu Lintas Selama Arus Mudik dan Balik

Iklan Semua Halaman

.

PT Jasaraharja Imbau Masyarakat Taati Peraturan Lalu Lintas Selama Arus Mudik dan Balik

Selasa, 28 Mei 2019
Kepala PT Jasaraharja (Persero) Cabang Bima, Yudhi. Foto US Berita11.com.


Kota Bima, Berita11.com— PT Jasaraharja (Persero) Cabang Bima mengimbau masyarakat agar menaati peraturan berlalu lintas selama arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 untuk meminimalisasi angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Kepala PT Jasaraharja (Persero) Cabang, Yudi mengatakan, untuk meminimalisasi Lakalantas selama arus mudik dan arus balik  serta memastikan hak santunan pengendara, pihaknya memasang papan imbauan masing-masing 10 spanduk di setiap Polres meliputi wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang menjadi cover area PT Jasaraharja (Persero) Cabang.

“Kita pasang spanduk 10 titik untuk masing-masing Polres. Imbauan agar pengendara hati-hati berkendaraan. Itu upaya kita menekan kecelakaan yang kita lihat titik-titik atau spot yang rawan sehingga masyarakat bisa membaca informasinya,” katanya kepada Berita11.com di kantor PT Jasaraharja Cabang Bima, Kamis (23/5/2019) lalu.

Menurut Yudi sesuai pantauan pihaknya dan berdasarkan data Satuan Lalu Lintas, kepatuhan masyarakat Bima terhadap peraturan berlalu lintas masih sangat rendah. Termasuk untuk kelengkapan berkendaraan sehingga rentan memicu Lakalantas.

Untuk pembayaran jaminan atau santunan pihaknya memprioritas untuk kasus meninggal dunia dan penanganan korban Lakalantas serius. “Pelayanan 1x24 jam untuk meninggal dunia dan korban luka,” katanya.

Menurutnya, selama surat-surat kendaraan lengkap, pemicu lakalantas dan terdapat surat keterangan dari pihak kepolisian, PT Jasaraharja pasti membayar jaminan.  “Kita tidak membedakan kalau sudah melaporkan ke polisi. Kita tidak bisa memproses kalau surat-surat tidak lengkap. Makanya kita imbau masyarakat kalau ada lakalantas segera lapor polisi, sehingga santunan bisa kita bayar,” katanya.

Berdasarkan data kantor setempat, realisasi pembayaran santunan oleh Jasaraharja Cabang Bima pada tahun 2018 sebesar Rp5,8 miliar, sedangkan hingga April 2019 mencapai Rp1,45 miliar. Jika dibandingkan periode yang sama ada penurunan pembayaran tersebut seiring upaya PT Jasaraharja dan Satuan Lalu Lintas serta aparat terkait menekan angka Lakalantas. [US]