Ringankan Beban Korban Kebakaran, Gong 96 STKIP Bima Galang Dana Ngamen di Jalan

Iklan Semua Halaman

.

Ringankan Beban Korban Kebakaran, Gong 96 STKIP Bima Galang Dana Ngamen di Jalan

Kamis, 30 Mei 2019
Sejumlah mahasiswa dan warga yang tertimpa musibah kebakaran usai terima bantuan. Foto ist

Bima, Berita11.com - Demi meringankan beban sejumlah warga yang tertimpa musibah kebakaran di Dusun Soropeto Desa Karampi Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima NTB beberapa waktu lalu.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Sanggar Seni dan Budaya yang mengatasnamakan Gong 96 STKIP Bima yang juga merupakan unit kegiatan mahasiswa melakukan penggalangan dana dengan cara mengamen di jalan tepatnya di sejumlah titik perempatan lampu merah.

Penggalangan dana ini dilakukan selama empat hari, dimulai sejak Jumat (24/5) pekan lalu hingga Senin kemarin (27/5/2019) dari mulai pagi hingga sore.

Ketua organisasi sanggar seni dan Budaya Gong 96 STKIP Bima Muhammad Solihin mengatakan, penyerahan bantuan hasil Galang tersebut dilakukan kemarin Rabu (29/5) yang diterima salah satu warga korban kebakaran sebagai perwakilan.
Muhammad Solihin saat memberikan bantuan terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran. Foto ist

"Alhamdulillah, kemarin hari Rabu siang kami menyerahkan bantuan hasil Galang kemarin dan diterima salah satu warga dan masyarakat di sana sangat respon dengan baik," ujar Solihin pada Berita11.Com, Kamis (30/5) sore.

Untuk penggalangan dana ini, mereka tidak mematok target besaran sumbangan yang bisa didapatkan. Menurut Solihin, berapapun hasilnya, tetap akan disumbangkan ke korban kebakaran.

"Kemarin kami salurkan bantuan berupa sarung sebagai Ibadah Sholat Idul Fitri. Kemudian buku dan balpoin sebagai sarana pelajar, serta sabun sebagai sarana cuci mencuci, dan berupa makanan bersifat logistik," papar Solihin.

Tak hanya itu, lanjut Solihin, bantuan yang disalurkan juga berupa uang sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) beserta pakaian layak pakai.

"Kemudian sedikit uang sabagai THR untuk mereka yang terkena musibah kebakaran baik yang tua-tua maupun kepada anak-anak dan beberapa pakaian yang kami sumbang. Hal ini sudah sering dilakukan serta diterima baik oleh warga di sana," terang dia. [RIS]