Sosialisasi Berita Hoax dan Ujaran Kebencian, IPJI Serahkan Bantuan ke LDII Cabang Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Sosialisasi Berita Hoax dan Ujaran Kebencian, IPJI Serahkan Bantuan ke LDII Cabang Dompu

Selasa, 28 Mei 2019
Ketua IPJI saat menyerahkan bantuan berupa jam dinding kepada Ketua LDII. Foto RIS

Dompu Berita11.Com - Organisasi wartawan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kabupaten Dompu menggelar sosialisasi berita hoax dan ujaran kebencian pada media massa di Masjid Baitul Ghofur, Selasa (28/5/2019) malam.

Pada kesempatan ini, IPJI menyerahkan bantuan berupa satu unit Jam dinding kemudian Iqro sebanyak enam lembar dan kitab suci Al-Qur'an sebanyak enam lembar kepada Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Cabang Dompu.

Penyerahan bantuan tersebut diberikan Ketua IPJI Supriyadin, S.Sos dan diterima Ketua LDII Syamsudin, SE. Sementara pemateri disampaikan salah seorang wartawan media online Lensa Post dan cetak koran Metro Supriyamin, S.Pdi.

Ketua IPJI Supriyadin dalam sambutannya memaparkan terkait berita hoax di hadapan tokoh agama tokoh masyarakat beserta tokoh pemuda yang hadir pada kesempatan itu, ia menyampaikan beberapa hal tentang berita atau informasi hoax yang beredar ditengah-tengah masyarakat.

"Berita-berita yang muncul di tengah-tengah publik atau di tengah masyarakat yang tidak jelas itu lah yang dinamakan berita hoax, kita tidak boleh langsung percaya begitu saja tanpa ada sumber yang jelas," imbuhnya.
Foto bersama anggota IPJI dan beberapa pengurus LDII Dompu usai kegiatan sosialisasi. Foto RIS

Menurut pria yang sudah memimpin organisasi IPJI hampir dua periode ini, berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah bisa membuat kita terpecah belah, sehingga bisa menimbulkan ujaran-ujaran kebencian.

"Jika kita mudah mempercayai informasi hoax sama halnya kita sudah terprovokasi, Kemudian timbul ujaran kebencian, ujaran kebencian inilah yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kehidupan kita," ujar Supriyadin.

Dikatakan Supriyadin, nasib baik dan buruknya pembangunan baik daerah maupun Indonesia semua itu tergantung dari hasil tinta pena seorang wartawan atau jurnalis.

"Berita-berita yang disampaikan oleh teman-teman IPJI ini, sangat menentukan baik atau tidaknya, baik nasib pembangunan daerah, Indonesia bahkan nasib seseorang dan itu sangat ditentukan dari tulisan-tulisan teman-teman ini," papar dia. [RIS]