Bendahara SMAN 2 Woja Akhirnya Kembalikan Gaji Guru sebanyak 22 Orang

Iklan Semua Halaman

.

Bendahara SMAN 2 Woja Akhirnya Kembalikan Gaji Guru sebanyak 22 Orang

Kamis, 20 Juni 2019
Kepala SMAN 1 Woja Kabupaten Dompu NTB Khairil Alimin, S.Pd usai memberikan keterangan pers. Foto Ris

Dompu, Berita11.com - Pasca diterbitkan pemberitaan oknum bendahara di SMAN 2 Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB pada Sabtu (15/6) lalu Soal gaji guru PNS sebanyak 22 orang dengan nominal senilai Rp. 30 juta lebih diduga kuat telah dipakai untuk keperluan pribadi bendahara berinisial SS.

Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, pada Senin (17/6/2019) kemarin, bendahara SS akhirnya melakukan pengembalian secara utuh kepada masing-masing guru yang bersangkutan.

Hal itu dibenarkan Kepala SMAN 2 Woja Khairil Alimin S.Pd saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (20/6) siang. Sebagai pimpinan, pihaknya merasa bersyukur dan memberikan apresiasi terhadap bendahara tersebut.

"Alhamdulillah, saya memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada bendahara (SS) karena sudah menggantikan gaji guru sebanyak 22 orang senilai Rp. 30 juta lebih," ucap Khairil.

Menurut Khairil, prosesi pergantian beberapa hari lalu, dilakukan di ruangan guru dan disaksikan oleh sejumlah guru yang ada termasuk dirinya selaku pimpinan yang dituakan di sekolah tersebut dan pihaknya tidak menginginkan kejadian serupa terulang kembali.

"Kedepannya saya tidak ingin seperti ini lagi, bagaimanapun juga kita adalah pegawai negeri sipil yang harus taat kepada aturan dan ketentuan yang ada, sesuai tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, tanggung jawab itu harus dipenuhi, apapun alasannya," terang dia.

Dikatakan Khairil, awal mengetahui persoalan tersebut, pihaknya langsung bertindak dengan mengadakan rapat membahas terkait pergantian bendahara baru, saat itu juga, pihaknya langsung mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dengan menunjuk salah satu guru sebagai bendahara yang baru yakni Herman untuk menggantikan posisi SS.

"Sejak kejadian itu muncul, sejak itu pula saya menggantikan posisi dia (SS) dengan bendahara yang baru, jadi yang berkaitan dengan keuangan secara formal tidak ada lagi urusan dengan bendahara lama," bebernya. [RIS]