DPD IMM NTB Minta Gubernur NTB Terbuka soal Anggaran Beasiswa LN

Iklan Semua Halaman

.

DPD IMM NTB Minta Gubernur NTB Terbuka soal Anggaran Beasiswa LN

Kamis, 13 Juni 2019
Ketua DPD IMM Nusa Tenggara Barat, Miftahul Khair. Foto Ist.


Mataram, Berita11.com  DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Nusa Tenggara Barat meminta Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah agar lebih terbuka mengenai anggaran beasiswa luar negeri. Hal tersebut menanganggi banyaknya protes terkait transparansi pengelolaan anggaran itu.

Ketua Umum DPD IMM NTB, Miftahul Khair mengatakan, Nusa Tenggara Barat adalah salah satu daerah yang memiliki sumber daya alam yang cukup baik. Untuk meningkatkan kehidupan masyarakat NTB yang lebih baik ke depannya, pada kepemimpinan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah salah satu visi dan misi terbesarnya adalah meningkatkan nilai sumber daya manusia (SDM) dan harapan itu dibuktikan dengan dibukanya banyak peluang beasiswa luar negeri yang ditawarkan untuk putra-putri terbaik NTB yang memiliki niat mengembangkan diri.

Dikatakannya, melihat hal tersebut, DPD IMM NTB menilai cukup baik untuk masa depan generasi yang akan datang.  Namun sangat disayangkan jika hajatan yang mulia itu tidak terdapat kejelasan dan keterbukan dari Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah berkaitan penganggaran beasiswa S2 luar negeri.

“Karenanya hemat kami keterbukaan. Dalam hal ini akan memberikan energi yang sangat baik untuk perkembangan masyarakat NTB ke depannya.  Apalagi hajatan itu dengan tujuan meningkatkan kehidupan SDM masyarakat NTB,” katanya. 

DPD IMM NTB juga menyayangkan jika alasan atau latar belakang Gubernur NTB memberikan peluang beasiswa terhadap aktivis agar aktivis tidak hanya unjukrasa.  Alasan itu, kurang pas karena dalam hajatan yang besar dan baik, seharusnya dijalankan dengan penuh keterbukaan dan kedewasaan,  karena demo bukan suatu hal yang salah.  Apalagi jika untuk meninakbobokan aktivis.

“Jika kejelasan anggaran beasiswa ini tidak ada keterbukaann dan transparansi ke publik, maka DPD IMM NTB akan menggelar mosi ketidakpercayan terhadap Gubernur  NTB Dr   Zulkieflimansyah dan ini bertanda pada satu tahun pertama ini sudah tidak sehat dalam menjalankan kepemimpinannya,” ujarnya. [US]