Dua Pasangan Terjaring di Hotel Adiyaksa 2, Satu Diantaranya Bukan Pengguna Narkoba

Iklan Semua Halaman

.

Dua Pasangan Terjaring di Hotel Adiyaksa 2, Satu Diantaranya Bukan Pengguna Narkoba

Selasa, 25 Juni 2019
Saat melakukan klarifikasi di kediaman FG. Foto RIS

Dompu, Berita11.com - Dua pasangan yang terkena jaring dalam operasi Bina Kusuma di hotel Adiyaksa 2, pada Sabtu malam (22/6) lalu, sebagaimana diketahui sebelumnya, hanya inisial HK pria 35 tahun, warga Kelurahan Kandai Dua, berpasangan dengan LL wanita 20 tahun, warga Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu yang pengguna Narkoba. Keduanya terjaring di kamar nomor 5.

Sedangkan Kedua pasangan berinisial FG wanita 24 tahun, warga Kampung Sigi Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu berpasangan dengan F pria 24 tahun, warga asal Kabupaten Bima Kelurahan Mande sebenarnya bukan pengguna Narkoba. Hanya saja, saat dilakukan penjaringan kedua pasangan ini berada di lokasi yang dimana lokasi tersebut adalah tempat target operasi.

Menurut FG, selang beberapa menit berada di Hotel Adiyaksa 2, tim dari Mapolres Dompu yang melakukan kegiatan Operasi Bina Kusuma Gatarin-2019 sesuai dengan Nomor Sprin: /275 /OPS.1.3/VI/2019 mendatangi tempat tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga menemui pasangan ini.

"Saya hanya antar nasi dia saja (F, red) dia telpon saya, karena dia lapar makanya saya belikan nasinya, tidak lama kemudian saya berada di situ datang polisi," klarifikasi FG di kediamannya, Selasa (25/6/2109) pagi.
Terduga pasangan di luar nikah yang dijaring dalam operasi Bina Kusuma Mapolres Dompu tahun 2019. Foto ist

FG mengakui bahwa F memang jalin hubungan dekat (pacar) dengannya, namun keduanya tidak melakukan hubungan terlarang apalagi menggunakan narkoba, oleh karena keduanya berada di tempat tersebut, aparat kepolisian membawanya ke Mapolres Dompu guna dilakukan pembinaan serta pencerahan.

"Saat penangkapan itu, saya juga bersama teman namanya cupang, dan saya sempat memberikan penjelasan pada mereka (Polisi, red) namun mereka suruh ikut, katanya untuk dilakukan pembinaan akhirnya saya sepakat untuk ikut ke Mapolres," terang FG.

Hal itu dibenarkan Kepala Sub-bagian Hubungan Kemasyarakatan Polres Dompu, IPTU Sabri, SH saat melakukan klarifikasi di kediaman FG, Selasa pagi ini sekira pukul 10.30 Wita.

"Memang benar, tujuan dibawa ke Mapolres kemarin untuk melakukan pencerahan serta binaan dan bukan pengguna narkoba," ungkap Sabri.

Terkait dengan foto cover dalam pemberitaan yang dilansir Berita11.com kemarin, merupakan foto saat dilakukan pembinaan di Mapolres Dompu. [RIS]