PKS dan Gerindra buka Peluang Usung Paslon di luar Kader pada Pilkada Kabupaten Bima

Iklan Semua Halaman

.

PKS dan Gerindra buka Peluang Usung Paslon di luar Kader pada Pilkada Kabupaten Bima

Jumat, 14 Juni 2019
Ketua PKS Kabupaten Bima, Ustadz Abdurrahman dan Pengurus Partai Gerindra Kabupaten Bima, M Yasin. Kolase Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra Kabupaten Bima mengisyaratkan memberikan kesempatan yang luas bagi figur di luar kader untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bima tahun 2020. Namun, untuk hal tersebut figur yang diusung harus memenuhi kualifikasi yang disyaratkan partai.
Ketua PKS Kabupaten Bima, Ustadz Abdurrahman mengatakan, PKS adalah partai yang terbuka mengusung siapa saja yang memiliki potensi, kapasitas dan niat baik membangun Kabupaten Bima.
“Itu intinya, tidak harus kader dia, tidak harus orang PKS, tapi yang penting memiliki kemampuan, sehingga karena itu PKS sudah punya standar untuk melihat cara pandang, juga kemampuan yang bersangkutan (figur) dalam hal konsep dan apa gagasan yang akan dilakukannya untuk memajukan daerah,” ujar Ustadz Abdurrahman ketika dihubungi melalui sambungan Ponsel, Kamis (13/6/2019).
PKS Kabupaten Bima juga akan memberikan kesempatan yang sama bagi kader yang memiliki kapasitas maupun komitmen untuk daerah, sama yang diberlakukan untuk figur di luar kader. PKS juga akan melaksanakan proses pemilihan internal, kader yang dianggap layak.
“Nanti dari proses yang menyertakan teman-teman di luar, kandidat lain yang dianggap mampu  langsung diikutkan dalam fit and propertes  (uji kelayakan) yang dilakukan oleh PKS. Kalau PKS terkait perhelatan Pilkada yang akan digelar,  terbuka dengan kandidat yang punya kapasitas dan punya niat baik untuk membangun daerah ini,” katanya.
Adapun utak atik sejumlah figur oleh publik melalui media sosial, Ustadz Abdurrahman menyatakan hal itu sah-sah saja sebagai asumsi publik.  
Diakuinya, sejauh ini sudah banyak pihak yang melakukan komunikasi dengan PKS Kabupaten Bima.  PKS juga terbuka dengan kran Parpol lain yang menginginkan koalisi.
“Kita tidak pernah menutup diri, terkait sikap ini kita PKS partai terbuka dan sangat terbuka untuk siapapun dan tidak keberatan ketika partai (lain) tersebut membawa figur yang sudah dijajaki cara pandangnya (visi-misinya) dan gagasan-gagasannya,” isyaratnya.
Sama seperti PKS yang mengisyaratkan membuka kran untuk figur di luar kader, Partai Gerindra Kabupaten Bima juga memberikan sinyal yang sama. Parpol yang dibentuk H Prabowo Subianto ini siap membuka kesempatan untuk figur selain kader sendiri.
“Kalau gambarannya, kita terbuka juga untuk di luar kader. Kita akan melihat peluang, yang pertama mereka yang memiliki komitmen tinggi membantu membesarkan partai,” ucap Wakil Sekretaris Partai Gerindra M. Yasin, S.Pd.I ketika dihubungi melalui Ponsel.
Menurutnya, dalam menjajaki figur di luar Partai Gerindra, pihaknya akan melaksanakan evaluasi langsung mengamati lapanga, termasuk mengukur elektabilitas figur. Sejauh ini, belum ada pembicaraan detail berkaitan figur yang akan diusung.
“Kalau Gerindra, partai kan menunggu dulu konfirmasi partai, sembari menunggu dan melihat elektablitas figur nanti. Begitu sistemnya di Gerindra, ada semacam turun evaluasi. Turun melihat eletabilitas para calon, kalau memang tidak ada calon-calon dari Partai Gerindra. Kalau Gerindra prinsipnya seperti itu dia,” ujarnya. [RD]