Shalat Idul Fitri 1440 H di Lapangan Kandai Satu Berlangsung Khidmat

Iklan Semua Halaman

.

Shalat Idul Fitri 1440 H di Lapangan Kandai Satu Berlangsung Khidmat

Rabu, 05 Juni 2019

Dompu, Berita11.Com - Warga Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB melaksanakan shalat Idul Fitri 1440 Hijriah Tahun 2019 Masehi di lapangan sepak bola tapatnya di Lingkungan Kandai berlangsung khidmat, Rabu (5/6) pagi.

Yang bertindak sebagai imam ustadz Amir Mahmud, S.Sos, sedangkan khatib ustadz Abdul Djalil, S.Ag, sementara tuntunan sholat disampaikan oleh Jainal Mutaqim, S.Pd.

Pada kesempatan ini, Lurah Kandai Satu Dedy Arsyil, S.Sos sebelum menyampaikan amanat Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf terhadap warganya yang mungkin selama dalam pelayanannya terdapat kekurangan atau dapat menyinggung perasaan satu sama lainnya.

"Saya beserta jajaran menyampaikan minal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin, mungkin dalam melaksanakan tugas-tugas kemasyarakatan, tugas-tugas pemerintahan dijumpai  kejanggalan atau hal yang tidak dapat memuaskan semua pihak, maka pada kesempatan yang mulia ini kami memohon maaf yang setulus-tulusnya," ucapnya.

Tak lupa pula Dedy menyampaikan kabar gembira, bahwa pada bulan ini Pemerintah Daerah telah memberikan kepercayaan kepada Kelurahan yang dia pimpin untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan lomba NTQ tingkat Kabupaten.

"Nanti pada tanggal 17 Juni 2019 Kelurahan Kandai Satu ditetapkan sebagai tuan rumah lomba NTQ yang dilaksanakan di lapangan Kandai satu ini," isyaratnya.

Sementara ustadz Abdul Jalil, S.Pdi dalam ceramahnya menegaskan supaya kita tidak meninggalkan shalat yang dilakukan pada bulan ramadan kemarin atau meninggalkan kebiasaan dalam membaca Al-Qur'an.

"Jangan hanya dibulan ramadan kita melaksanakan shalah tarawih, jangan hanya pada bulan ramadan kita shalat tahajud, jangan sampai kita tinggalkan kebiasaan kita dalam bulan ramadan, tetapi selepas itu kita meninggalkan kebiasaan itu, jika kita meninggalkannya maka kita belum dikatakan Istiqomah," ujarnya.

Menurut ustadz Abdul Jalil, senangnya dan bahagianya Allah tergantung dari senang dan bahagianya kedua orang tua kita, maka, ia berpesan kepada jamaah shalat Ied terutama para pemuda dan pemudi, jangan pernah menyakiti kedua orang tua kita.

"Kalau orang tua marah kepada kita, meskipun kita melaksanakan shalat alhasil tidak akan diterima oleh Allah, karena ridho Allah adalah tergantung ridho dari kedua orang tua," cerahnya. [RIS]