Soal Dua Tersangka Kasus Narkoba yang Kabur, ini Penjelasan Polres Bima

Iklan Semua Halaman

.

Soal Dua Tersangka Kasus Narkoba yang Kabur, ini Penjelasan Polres Bima

Senin, 17 Juni 2019
Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi dan KBO Satuan Resnarkoba Polres Bima Menyampaikan Keterangan kepada Awak Media di Mako Polres Bima, Senin (17/6/2019).  Foto US Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Kepolisian Resor (Polres) Bima menepis adanya informasi bahwa aparat setempat sengaja melepas dua tersangka kasus Narkoba yang diamankan, satu di antara tersangka yang kabur merupakan mantan anggota Polri.

Pasangan suami istri asal Kabupaten Dompu yang ditangkap oleh Tim Opsnal  saat hendak melaksanakan transaksi Narkoba di Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima tersebut, kabur melalui jendela belakang saat diamankan di ruangan Kepala Satuan Narkoba Polres Bima, pada 2 Juni 2019 dini hari.

“Isu bahwa keduanya kabur seperti yang beredar dalam media sosial adalah benar adanya. Kami memohon maaf mungkin selama ini teman-teman menganggap sengaja ditutup. Tetapi hal tersebut karena sesuatu alasan sehingga tidak perlu dipublikasikan,” ujar Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo S.I.K melalui Kasubag Humas Polres IPTU Hanafi saat konferensi pers di Mako Polres Bima, Senin (17/6/2019).

Hanafi menjelaskan, kedua warga Dompu yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus Narkoba itu memang kabur dalam penjagaan petugas kepolisian Satuan Reserse dan Narkoba Polres setempat. Ketika itu, kedua tersangka kabur dengan membuka jendela ruang Kasat Narkoba. Hal itu tidak disangka petugas yang hanya melakukan penjagaan di bagian pintu depan ruangan Kasat Narkoba.

“Mungkin karena saat itu dalam suasana puasa. Anggota juga dalam kondisi kecapean. Baru diketahui pada saat hendak sahur, baru diketahui keduanya telah kabur. Kemungkinan kabur antara pukul 02.00 Wita dini hari hingga pukul 04.00 Wita,” ujarnya didampingi KBO Satuan Reserse dan Narkoba Polres Bima, AIPTU Gatot Wahyudinsyah.

Hanafi mengimbau agar masyarakat yang mengetahui atau melihat kedua tersangka agar menginformasikan kepada aparat kepolisian. Adapun peristiwa saat kedua Pasutri tersebut kabur tidak terekam dalam CCTV Polres Bima meskipun di Mako Polres Bima terpasang sejumlah kamera pemantau.

Baca Juga: Transaksi Narkotika di Bima, Dua Warga Dompu Ditangkap

“Karena rata-rata kamera CCTV mengarah ke depan sehingga tidak terpantau. Keduanya kabur melalui belakang,” ujar Hanafi.

Dipastikannya, hingga kini aparat Kepolisian Resor Bima masih memburu kedua tersangka yang kabur.

“Kalau ada pertanyaan kenapa keduanya tidak ditahan dalam sel tahanan. Sesuai dengan pasal 76 Undang-Undang 35 tahun 2009 bahwa kewenangan kita diberikan waktu 3 hari x24 jam untuk status pengamanan dan penyilidikan, sehinggga belum melakukan gelar perkara untuk dinaikan pada tingkat penyidikan,” katanya.

Hanafi menjelaskan, bahwa proses penanganan kasus pada beberapa tahun lalu berbeda dengan regulasi sekarang. Sehingga untuk kasus tersebut, aparat kepolisian harus terlebih dahulu melakukan gelar perkara.

Seperti diketahui sebelumnya, adanya tersangka kasus Narkoba yang kabur menjadi sorotan publik terutama sejumlah aktivis di Bima. Kasus tahanan Polres Bima yang kabur tercatat sudah beberapa kali. [AD]