Soal Hand Tracktor yang Hilang di Gudang, Indra Jaya: Anak Buah saya juga Diancam

Iklan Semua Halaman

.

Soal Hand Tracktor yang Hilang di Gudang, Indra Jaya: Anak Buah saya juga Diancam

Selasa, 25 Juni 2019
Ilustrasi.


Bima, Berita11.com— Hingga kini Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distambun) Kabupaten Bima masih menunggu kinerja aparat kepolisian mengungkap peristiwa hilangnya alat mesin pertanian (Alsintan) di gudang pertanian.

Kepala Distambun Kabupaten Bima, Ir Indra Jaya mengungkapkan, peristiwa hilangnya Alsintan itu juga diawali anak buahnya yang bertugas di Gudang Pertanian kerap diancam. 

“Kita sudah berupaya barang itu untuk tidak keluar, tapi kan ada pemaksaan. Pemaksaan itu karena diancam juga anak-anak buah itu,” katanya di Distambun, Jumat (21/6/2019) lalu.

Pihaknya masih menunggu perkembangan penanganan oleh aparat kepolisian berkaitan Alsintan yang hilang itu. “ “Traktor itu apakah sudah selesai atau tidak. Sejak saat itu sudah dilaporkan Pak Benny kepada pihak kepolisian. Kita masih menunggu,” ujarnya.

Orang Idealis Paksa Kehendak Minta Alsintan di Distambun

Berkaitan informasi banyaknya Alsintan yang bersumber dari pengadaan anggaran negara itu sengaja dijual oleh oknum tertentu, mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bima ini menampik. Demikian halnya berkaitan kelompok tani fiktif.

Tidak ada pembagian Alsintan baru (disusul) proposal, tidak ada seperti itu karena CPCL dulu. Justru teman-teman Anda itu yang memaksa kehendak. Hari ini datang alat, hari ini datang proposal. Kan itu kan aneh, kalau saya tidak akomodir salahkan saya. Justru orang-orang idealis seperti itu yang memaksakan kehendak,” sebutnya.  [RD]