Tak Punya Uang untuk Nonton Pesta Orgen, Dua Pelajar dan Pemuda di Bolo Nekat Curi Pompa Air

Iklan Semua Halaman

.

Tak Punya Uang untuk Nonton Pesta Orgen, Dua Pelajar dan Pemuda di Bolo Nekat Curi Pompa Air

Minggu, 23 Juni 2019
Dua Pelajar dan Seorang Pemuda asal Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Menunjukkan Barang Bukti Hasil Curian Mereka. Ketiganya Nekat Mencuri karena tak Memiliki Uang untuk Ikut Pesta Orgen Tunggal. 


Bima, Berita11.com— Masa sekolah seharusnya digunakan untuk menuntut ilmu dan hal-hal positif. Namun tidak demikian yang dilakukan dua pelajar SMA Negeri di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima berinisial AR (16 tahun) dan AS. Keduanya terlibat aksi pencurian bersama pemuda berinisial MR (20 tahun) asal Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Minggu (23/6/2019) dini hari.

Berdasarkan laporan yang diterima Berita11.com, ketiganya dipergoki saat menenteng mesin pompa air dan speaker hasil curian menggunakan sepeda motor. Ketika itu, saat melintas di Dusun Nggeru Desa Rada Kecamatan Bolo, sepeda motor yang diboncengi ketiganya mogok karena kehabisan bahan bakar. Sejumlah warga dan anggota Pol PP Kecamatan Bolo, M Taufik yang melihat barang yang dibawa ketiganya menanyakan perihal barang yang dibawa hingga ketiganyaa mengaku bahwa mesin pompa air dan speaker yang ditenteng adalah hasil curian.


Usai peristiwa tersebut, anggota Pol PP menghubungi petugas piket Polsek Bolo untuk mengamankan kedua pelajar dan pemuda asal Desa Nggembe tersebut. Ketiganya kemudian diamankan sejumlah anggota Polsek Bolo yang dipimpin Kepala SPKT III Polsek Bolo, Bripka Suhendra.

Sesuai hasil pengakuan ketiganya, sebelum diamankan warga dan Pol PP, mesin pompa air dan speaker hasil curian hendak dijual di Desa Timu Kecamatan Bolo, yang selanjutnya hasil curian akan digunakan untuk mengikuti pesta orgen yang digelar di Desa Tumpu Kecamatan Bolo.

Dari hasil penelusuran Berita11.com, salah satu yang ditangkap merupakan anak mantan kepala desa. [AD]